Klakson Telolet pada Truk Bisa Mengurangi Kemampuan Pengereman

Kompas.com - 29/12/2020, 09:02 WIB
Akibat rem blong, truk kontainer sebabkan kecelakaan beruntun di Halim Akibat rem blong, truk kontainer sebabkan kecelakaan beruntun di Halim

JAKARTA, KOMPAS.com – Klakson telolet pada truk saat ini, memang tidak setenar beberapa tahun sebelumnya. Namun, bukan berarti modifikasi ini ditinggalkan begitu saja, masih kerap ditemui truk yang memakai klakson yang mampu mengeluarkan beragam model suara ini.

Klakson telolet biasanya mengandalkan angin dari tabung udara truk. Tabung udara truk ini sebenarnya berfungsi sebagai penyimpanan udara untuk sistem pengereman. Jadi dengan adanya klakson telolet, menambah beban tabung udara.

Deputy GM Product Division PT Hino Motors Sales Indonesia Prasetyo Adi Yudho mengatakan, klakson telolet yang memakai angin tentunya berpengaruh pada kapasitas udaranya, jadi cepat berkurang.

Baca juga: Kendaraan Niaga Dilarang Melintasi Jalan Tol Mulai Hari Ini!

Klakson teloletliputan6.com Klakson telolet

“Oleh karena itu, kebutuhan angin buat pengereman jadi berkurang. Dari APM pun tidak menyarankan melakukan pembuatann saluran baru untuk klakson telolet,” ucap Prasetyo kepada Kompas.com, Senin (28/12/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, jika ingin udara di tangki cepat habis, bisa dengan menambah tangki khusus untuk klakson telolet. Dengan menambah tangki untuk klakson, tidak perlu mengubah tangki udara yang standar untuk pengereman.

Jika tidak dipisah, modifikasi klakson telolet ini bisa memicu rem blong. Seperti yang pernah diinvestigasi oleh Ahmad Wildan, Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi. Rem blong terjadi karena selang untuk klakson telolet lepas dari tabung udara.

Baca juga: Jelang Tutup Tahun, Besaran Diskon Xpander Mulai Mendekati Avanza

“Padahal tangki udara berisi udara bertekanan tinggi dan saat selang terlepas, dalam hitungan detik udara di dalamnya akan habis, artinya rem jadi blong,” kata Wildan kepada Kompas.com belum lama ini.

Kemudian, Ahmad mengatakan, kendaraan truk jika tangki udaranya jebol, maka tidak ada pertahanan apapun lagi, kendaraan melaju tanpa kendali. Oleh karena itu sebaiknya modifikasi memasang klakson telolet ini dihindari demi keselamatan di jalan raya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.