Toyota Prediksi Penjualan Mobil Tahun Ini di Bawah Target Gaikindo

Kompas.com - 17/12/2020, 17:22 WIB
Suasana booth Toyota di IIMS 2017. TAMSuasana booth Toyota di IIMS 2017.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Toyota Astra Motor (TAM) memperkirakan penjualan mobil secara nasional masih berada di bawah target revisi yang telah ditetapkan Gaikindo. Seperti diketahui, sebelumnya penjualan tahun 2020 disebut bakal berada di angka 600.000 unit.

Berdasarkan data yang dirilis Gaikindo, angka ini turun 40 persen dibandingkan penjualan pada 2019 lantaran diterpa pandemi Covid-19.

Meski begitu, Direktur Pemasaran PT TAM Anton Jimmi Suwandy, mengatakan, angka realistis penjualan mobil berkisar 500.000 unit.

Baca juga: Adu Spek Mesin Hyundai Palisade dengan Fortuner dan Pajero Sport

Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal,  Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Mobil-mobil produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, saat tiba di dermaga Car Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (10/6/2015). Mobil-mobil ini akan diekspor ke sejumlah negara, antara lain di Timur Tengah.

“Mudah-mudahan bisa mencapai kira-kira 550.000 sampai 560.000 unit. Memang kalau dibandingkan tahun sebelumnya sekitar 1 juta unit. Berarti ini turun kira-kira 45 persen,” ujar Anton, dalam konferensi virtual (16/12/2020).

Anton juga mengatakan, penurunan penjualan sangat terasa pada kuartal II tahun ini, yaitu pada April-Juni 2020.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun penjualan mobil mulai terasa meningkat saat memasuki kuartal III (Juli-September 2020) dan disusul kuartal IV (Oktober-Desember 2020).

Baca juga: Akhirnya, DKI Kasih Diskon Pajak Kendaraan Bermotor sampai Akhir Tahun

Ilustrasi kredit mobilistimewa Ilustrasi kredit mobil

“Kalau dilihat memang situasi terendah itu berada di kuatal kedua, tapi sebenarnya kuartal ketiga sampai kuartal keempat itu sebenarnya sudah terjadi gradually peningkatan market,” ucap Anton.

“Jadi gambarannya, antara Oktober ke November itu marketnya naik lebih dari 20 persen, dan penjualan Toyota itu naik di atas 30 persen,” katanya.

Adapun pada Desember 2020, Anton memprediksi penjualan bisa menyamai atau lebih tinggi dibandingkan November lalu.

“Tren kenaikan ini yang kita jaga dan harapkan, merefleksikan recovery di pasar otomotif Indonesia. Walaupun tidak bisa dalam waktu cepat, tapi setidaknya bulan per bulan market akan semakin bertambah tumbuh,” ujar Anton.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X