Rawannya Tikungan Sitinjau Lauik, Ingat Lagi Prioritas Kendaraan yang Menanjak

Kompas.com - 10/12/2020, 12:41 WIB
Tanjakan dan harus mendahului di Sitinjau Laut. Donny AprilianandaTanjakan dan harus mendahului di Sitinjau Laut.

JAKARTA, KOMPAS.comTanjakan di Sitinjau Lauik di Sumatera Barat merupakan salah satu akses menuju Kota Padang. Jalur ini lumayan ramai dilewati karena menghubungkan Sumatera Barat dengan provinsi lainnya.

Oleh karena itu, banyak juga truk-truk besar yang melewati jalur ini. Walaupun ruas jalannya sudah lebar, untuk mengakomodasi truk yang besar, ketika menanjak tetap harus mengambil sisi terluar yang landai agar mendapatkan momentum untuk menanjak.

Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu mengatakan, ketika berpapasan dengan truk atau mobil lain di tanjakan, prioritaskan kendaraan yang ingin menanjak.

Baca juga: Warna Baru Honda CBR150R 2021

Bus Pelita Paradepmobilkomersial.com Bus Pelita Paradep

“Peraturan berlalu lintas, kita memprioritaskan kendaraan yang naik. Yang dari atas dan mau turun harus ditahan dahulu,” ucap Jusri kepada Kompas.com, Rabu (9/12/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Memberi prioritas kepada kendaraan yang naik ini juga sudah diatur pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 111 yang berisi:

Pada jalan yang menanjak atau menurun yang tidak memungkinkan bagi Kendaraan untuk saling berpapasan, Pengemudi Kendaraan yang arahnya menurun wajib memberi kesempatan jalan kepada Kendaraan yang mendaki.

Baca juga: Baru Meluncur, Nissan Magnite Catat 5.000 Pemesanan

Tanjakan di Sitinjau Lauik sebenarnya sudah lebar jalannya, namun ada kalanya harus bergantian dengan truk yang panjang dan ingin naik. Ketika menanjak juga membutuhkan usaha yang lebih daripada kendaraan yang turun.

Selain itu, melihat tanjakan di Sitinjau Lauik yang ramai, seharusnya ada seorang yang mengecek lalu lintas atau checker. Tugasnya yaitu mengatur laju kendaraan yang ingin naik dan turun di tanjakan tersebut.

“Harus ada checker istilahnya yang harusnya tidak dilakukan oleh masyarakat setempat, tetapi petugas kepolisian,” kata Jusri.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.