Cerita Takaaki Nakagami Curi Ilmu dari Marc Marquez

Kompas.com - 02/12/2020, 19:41 WIB
Takaaki Nakagami saat berlaga di MotoGP Teruel. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP) PIERRE-PHILIPPE MARCOUTakaaki Nakagami saat berlaga di MotoGP Teruel. (Photo by PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)
|

PORTIMAO, KOMPAS.com - Pebalap LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami mengatakan memperlajari data Marc Marquez agar bisa tampil lebih cepat, terutama cara pengereman.

Terbukti, meski belum berhasil juara seri manapun, Nakagami merupakan salah satu pebalap yang bersinar di 2020. Bahkan sempat meraih pole position di GP Teruel, di Aragon, Spanyol.

“Saya bukan Juara Dunia, saya tidak pernah memenangkan balapan atau naik podium di MotoGP. Saya di tahun ketiga dan masih belum ada hasil yang 'luar biasa'," kata Nakagami mengutip MotoGP.com, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: GSX-RR Disebut Motor Sempurna, Suzuki Merendah

Takaaki Nakagami akan mengawali race MotoGP Teruel dari posisi paling depan setelah menjadi yang tercepat saat menjalani sesi kualifikasi MotoGP Teruel, Sabtu (24/10/2020).AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU Takaaki Nakagami akan mengawali race MotoGP Teruel dari posisi paling depan setelah menjadi yang tercepat saat menjalani sesi kualifikasi MotoGP Teruel, Sabtu (24/10/2020).

"Jadi saya selalu berusaha meningkatkan diri, gaya berkendara saya, setting di motor saya. Jadi dari tahun pertama saya selalu melihat data, terutama rekan satu tim saya, Cal Crutchlow," katanya.

Kemudian masuk 2020, Nakagami mulai melihat data milik Marc. Sebabnya dia baru sembuh operasi, dan terpikir untuk melihat mengapa Marc bisa tampil sangat perkasa di 2019.

“Balapan berikutnya segera dimulai dan saya sadar harus mengubah gaya berkendara saya karena dengan motor 2019, dan saya menjalani operasi di musim dingin, secara fisik saya belum 100 persen jadi saya harus ganti gaya balap saya," katanya.

"Satu-satunya cara adalah melihat data Marc. Dia tahu betul bagaimana menangani motornya terutama musim lalu di tahun 2019, dia memenangkan banyak balapan, jadi mengapa tidak?," katanya.

Baca juga: Royal Enfield Tak Ingin Latah Luncurkan Motor Listrik

"Saya coba lihat datanya bagaimana dia mengendalikan motor. Lalu saya bisa melihat banyak trik dalam pengereman, di tikungan tengah, keluar, banyak hal," katanya.

Pebalap Repsol Honda, Alex Marquez, menyalip Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) pada balapan MotoGP Aragon, 18 Oktober 2020.AFP/JOSE JORDAN Pebalap Repsol Honda, Alex Marquez, menyalip Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) pada balapan MotoGP Aragon, 18 Oktober 2020.

Pikiran Nakagami kemudian terbuka. Melihat data Marc sangat berbeda dengan raihannya selama ini. Motornya sama tapi grafiknya di trek beda jauh.

"Pertama kali saya melihatnya, saya berpikir "wow, bagaimana dia melalukannya?" Tapi kemudian orang HRC, Takeo menjelaskan dan menganalisisnya bagaimana cara Marc mengerem sangat berbeda," katanya.

"Kemudian pada suatu saat saya melihat cara menghentikan motor yang sangat berbeda, saya berpikir 'Oke, saya harus melakukannya dengan cara ini (cara Marc)'," kata Nakagami.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X