Tahun Depan Toyota Perkenalkan Mobil Listrik di Indonesia, Pakai Semua Teknologi

Kompas.com - 18/11/2020, 18:21 WIB
Logo Toyota PaultanLogo Toyota
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) menyatakan bahwa akan memperluas pasar elektrifikasi kendaraan bermotor di dalam negeri dengan menghadirkan mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) melalui dua cara.

Pertama, pabrikan terbesar asal Jepang tersebut akan menghadirkan kendaraan umum di Nusa Dua, Bali yang kemudian digunakan sebagai studi pasar dan kebutuhan lainnya.

Kemudian untuk pasar retail atau konsumen umum, akan hadir mobil listrik murni di bawah merek Lexus sebagai produsen premium dari Toyota. Namun, pihak TAM belum menyebutkan modelnya.

Sebelum melangkah ke BEV, Toyota Indonesia sebenarnya juga sudah melakukan pengenalan era elektrifikasi di Tanah Air, seperti model hybrid dan PHEV (plug-in hybrid electric vehicle).

Baca juga: Toyota Melangkah Bertahap di Era Elektrifikasi, Mulai dengan Hybrid

Rencana Kendaraan Listrik Toyota di Indonesia oleh Marketing Director TAM Kazunori Minamide, Rabu (18/11/2020).KOMPAS.com/Ruly Rencana Kendaraan Listrik Toyota di Indonesia oleh Marketing Director TAM Kazunori Minamide, Rabu (18/11/2020).

"Melalui dua pendekatan berbeda ini, yaitu menghadirkan EV ekosistem di Bali dan kendaraan ritel melalui brand Lexus, kendaraan listrik dari Toyota bisa dinikmati lebih luas sehingga pemanfaatannya lebih optimal," kata Direktur Marketing PT TAM Anton Jimmi Suwandy dalam konferensi virtual, Rabu (18/11/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Khusus di Bali, kita berkerja sama dengan berbagai pihak untuk mendorong tourism Indonesia dan juga menyediakan layanan mobilitas yang terintegrasi. Jadi tidak hanya mobilnya saja," tambah dia.

Adapun alasan Toyota untuk menghadirkan Lexus berteknologi murni lebih dahulu kepada masyarakat umum dibanding produk Toyota langsung sendiri, karena mempertimbangkan pasar.

"Berdasarkan studi kami, yang paling siap menyerapnya ialah segmen premium mengingat BEV belum begitu terjangkau (harganya). Mereka sudah memiliki mobil lain, jadi mobil listrik itu untuk kendaraan di akhir pekannya," ujar Anton.

Baca juga: Bertemu Kemenperin, Toyota Pastikan Produksi Mobil Hybrid pada 2022

Ilustrasu Lexus UX 300eresponse.jp Ilustrasu Lexus UX 300e

Jika melihat di pasar global, ada satu produk Lexus yang mungkin cocok untuk pasar Indonesia yaitu UX 300e. Pasalnya, mobil ini baru menjalani debut perdana pada 22 November 2019 lalu dan baru masuk Jepang pada awal tahun depan.

Telah dipasarkan di Eropa dan China, UX 300e diberkali motor listrik model 4KM yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 204 PS dan torsi maksimum 300 Nm.

Melalui baterai berkapasitas 54,3 kWh, dalam keadaan penuh mobil bisa menempuh jarak sejauh 400 kilometer (menurut NEDC).

Pada kesempatan terpisah, Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT Toyota Manufacturing Indonesia (TMMIN), mengatakan, sejak tahun lalu Toyota sudah siap dalam pengembangan investasi produksi lokal kendaraan listrik.

Ini sebagai respon dari kebijakan pemerintah untuk memulai program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV). Lalu Toyota memulai dengan pengembangan model-model kendaraan hybrid untuk pasar domestik dan ekspor.

"Kenapa kita konsentrasi produksi ke hybrid, karena potensi pasar domestik dan ekspor sesuai dengan segmen market terbesar kita. Sehingga kita bisa menciptakan pasar dan Toyota Indonesia menjadi basis produksi. Lalu dilanjutkan dengan memproduksi kendaraan berteknologi elektrifikasi lainnya seperti BEV dan PHEV," jelas Bob Azam.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X