Curhat Valentino Rossi yang Menjalani Isolasi Mandiri Selama 24 Hari

Kompas.com - 08/11/2020, 08:41 WIB
Valentino Rossi absen di MotoGP Aragon. (Photo by JOSE JORDAN / AFP) JOSE JORDANValentino Rossi absen di MotoGP Aragon. (Photo by JOSE JORDAN / AFP)

JAKARTA, KOMPAS.com - Valentino Rossi kedapatan dirinya positif Covid-19 pada 16 Oktober lalu. Dia pun harus menjalani isolasi mandiri selama lebih dari tiga pekan sampai terbukti negatif kembali.

Saat pertama kali merasa dirinya positif Covid-19, Rossi merasa tidak enak badan dan sedikit demam. Dia pun langsung menghubungi dokter untuk melakukan pengecekan dan pengetesan.

Baca juga: Valentino Rossi Negatif Covid-19, Langsung Terbang ke Valencia

"Hasil "tes PCR cepat" negatif, sama seperti tes yang saya jalani pada hari Selasa. Tapi tes yang kedua, yang hasilnya dikirimkan kepada saya pada pukul 16.00 sore ini, sayangnya positif," ujar Rossi, dalam keterangan resmi timnya.

Valentino Rossi saat berlaga di MotoGP Eropa. (Photo by JOSE JORDAN / AFP)JOSE JORDAN Valentino Rossi saat berlaga di MotoGP Eropa. (Photo by JOSE JORDAN / AFP)

Rossi pun terpaksa melewatkan dua seri MotoGP di Sirkuit Aragon, yakni MotoGP Aragon dan MotoGP Teruel. Drama terus berlanjut hingga jelang MotoGP Eropa di Sirkuit Valencia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pebalap asal Italia tersebut hampir kembali absen balapan. Sebab, beberapa hari sebelum MotoGP Eropa dimulai, hasil swab test yang dilakukannya masih menunjukkan positif. Baru kemarin (7/11/2020), Rossi terbukti negatif dan mendapat izin untuk datang ke Valencia.

Pebalap paling senior di kelas MotoGP ini harus menjalani isolasi mandiri lebih dari tiga pekan di rumahnya di Tavullia. Meski positif Covid-19, tapi Rossi mengaku hanya merasakan sakit beberapa hari saja.

Baca juga: Valentino Rossi Dipastikan Kembali Balapan di MotoGP Eropa

"Untungnya, secara fisik saya sakit hanya dua hari, saya mengalami demam, tapi tidak ada masalah pada pernapasan dan tidak pernah kehilangan indera perasa dan penciuman. Lalu, butuh sekitar dua atau tiga hari untuk benar-benar sembuh total," kata Rossi, dikutip dari GPone.com.

Meski secara fisik dirinya masih sehat, ternyata hingga tanggal 7 November pun, dirinya masih memiliki virus corona di dalam badannya. Itulah sebabnya penting untuk melakukan isolasi mandiri, meskipun kondisi badan sudah merasa sembuh.

Valentino Rossi saat berlaga di MotoGP Eropa. (Photo by JOSE JORDAN / AFP)JOSE JORDAN Valentino Rossi saat berlaga di MotoGP Eropa. (Photo by JOSE JORDAN / AFP)

"Ini adalah pengalaman yang sulit, karena saya terkunci di rumah sendiri selama 24 hari, benar-benar tidak melakukan apapun dalam dua pekan. Itu membosankan," ujar Rossi.

Rossi menambahkan, setelah dua pekan berlalu, orang-orang yang kedapatan positif Covid-19 bersamanya, sudah berubah negatif. Tapi, tidak dengan Rossi.

"Saya memiliki ketakutan yang luar biasa dengan tidak bisa balapan di Valencia juga, dan faktanya, saya melakukan 6 kali swab test dalam satu pekan terakhir, mereka adalah panggilan bangun tidur saya tiap 07.30," kata Rossi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X