Grab Indonesia Klaim Sudah Operasikan 5.000 Kendaraan Listrik

Kompas.com - 04/11/2020, 14:02 WIB
PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia dan Grab Indonesia meluncurkan 20 mobil listrik Hyundai Ioniq di Indonesia, Jakarta, Jumat (13/12/2019) PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia dan Grab Indonesia meluncurkan 20 mobil listrik Hyundai Ioniq di Indonesia, Jakarta, Jumat (13/12/2019)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Grab Indonesia menyatakan bahwa telah mengoperasikan lebih dari 5.000 armada kendaraan berbasis listrik tahun ini dalam bentuk roda dua, e-scooters, maupun roda empat.

Hal ini merupakan bentuk perseroan guna mendukung implementasi percepatan era elektrifikasi kendaraan bermotor di Tanah Air sebagaimana termaktub dalam Peraturan Presiden Nomor 5 tahun 2019.

"Kami ikut mendukung visi pemerintah untuk mengurangi emisi karbon sebesar 29 persen di tahun 2030 melalui inisiatif yakni meluncurkan dan mengoperasikan lebih dari 5.000 armada kendaraan berbasis listrik," kata Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, Selasa (3/11/2020).

Baca juga: 10.000 SPBKLU Ditargetkan Bakal Tersebar di 2025

Hyundai Ioniq resmi layani penumpang Grab di Bandara Hyundai Ioniq resmi layani penumpang Grab di Bandara

"Kami juga telah bekerja sama dengan PLN untuk membangun inisiatif membangun ekosistem kendaraan bermotor," lanjutnya.

Menurut Ridzki, penggunaan kendaraan listrik lebih hemat dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar fosil hingga 20-30 persen. Meski demikian, ia tak menampik harga beli kendaraan terkait masih cukup tinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kendalanya masalah harga belinya, masih cukup tinggi. Kalau untuk biaya operasi, lebih hemat 20-30 persen," kata dia.

Untuk menyiasati itu, Grab Indonesia menggunakan kendaraan listrik dengan sistem sewa kepada masyarakat. Dalam hal ini pihaknya telah bekerja sama dengan perusahaan Kymco, Selis dan lainnya untuk pengadaan kendaraan yang disewakan.

"Makanya kendaraan listrik ini kami gunakan pola sewa agar harganya terjangkau dan pola pengantaran barang atau makanan untuk jarak dekat," kata dia.

Baca juga: Uji Emisi Kendaraan Bermotor di DKI Jakarta Gratis, Simak Jadwalnya

Grab Indonesia bekerja sama dengan Tim Gabungan Pengelolaan Wisma Atlet sebagai RS Darurat Covid-19 untuk menyediakan 90 unit GrabWheels yang bisa digunakan secara gratis oleh para petugas medis dan karyawan di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet JakartaDok. Grab Indonesia Grab Indonesia bekerja sama dengan Tim Gabungan Pengelolaan Wisma Atlet sebagai RS Darurat Covid-19 untuk menyediakan 90 unit GrabWheels yang bisa digunakan secara gratis oleh para petugas medis dan karyawan di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Jakarta

Tetapi, untuk jangka panjang Ridzki menyatakan telah berdiskusi dengan sejumlah kementerian terkait untuk memberikan usulan dalam hal ekosistem kendaraan berbasis listrik soal pola insentif.

Selain itu, untuk mendukung produktivitas, Grab juga telah bekerjasama dengan penyedia kendaraan listrik, khususnya roda dua, untuk memiliki baterai cadangan.

"Sedangkan untuk kendaraan roda empat, saat ini kami operasikan memang dengan kapasitas baterai yang tinggi, karena mereka bukan pengantaran makanan, mereka pengantaran orang, mereka jarak tempuhnya juga bisa jauh 400 km, " ujar Ridzki.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.