Sebelum Menyesal, Pahami Dulu Kondisi yang Bikin Garansi Motor Hangus

Kompas.com - 23/10/2020, 10:02 WIB
Beragam diskon motor baru dan aksesoris Honda tersedia di IIMS Moto Bike Expo KOMPAS.com/DioBeragam diskon motor baru dan aksesoris Honda tersedia di IIMS Moto Bike Expo

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiap Agen Pemegang Merek (APM) sepeda motor akan memberikan garansi pada tiap produknya. Garansi yang diberikan tentunya juga dapat hangus atau tidak berlaku.

Garansi yang diberikan umumnya mulai dari mesin, sasis, kelistrikan, dan lainnya. Maka itu, para pemilik motor sebaiknya memahami bagaimana menjaga kendaraanya agar garansi tersebut tidak hilang.

Baca juga: Pengertian Warranty dan Garansi Saat Beli Mobil baru

Ade Rohman, Asisten Manajer Pelatihan Teknis PT Daya Adicipta Motora (DAM), menjelaskan, ada beberapa hal yang dapat menyebabkan garansi pada motor menjadi hilang atau hangus.

(Ilustrasi) Salah satu diler sepeda motor Honda di Jakarta.KompasOtomotif-donny apriliananda (Ilustrasi) Salah satu diler sepeda motor Honda di Jakarta.

"Pertama, buku servis dan garansi hilang atau rusak. Hal ini juga dapat menyebabkan hilangnya garansi. Tidak sedikit orang yang menyepelekan. Menyimpan buku servis dan garansi sembarangan," ujar Ade, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ade menambahkan, tidak melakukan perawatan secara berkala di bengkel resmi sesuai dengan ketentuan juga dapat menghilangkan garansi. Alasannya, jika terjadi kerusakan akibat melakukan perawatan di bengkel umum, klaim garansi tidak akan diterima.

Baca juga: Modifikasi Lampu Tanpa Hilangkan Garansi? Sulit Dilakukan

"Kerusakan akibat penggunaan yang tidak wajar juga tidak akan diterima klaimnya. Selain itu, yang banyak dilakukan orang-orang adalah modifikasi pada bagian kelistrikan. Menyobek kabel dapat membuat garansi kelistrikannya jadi tidak berlaku," kata Ade.

Penyebab lainnya adalah lewat dari masa garansi. Beberapa pabrikan motor sudah memberikan waktu tertentu untuk garansi mesin, sasis dan kelistrikan, serta sistem injeksi. Ada yang masa garansinya hanya satu tahun dan ada juga yang tiga tahun.

"Kerusakan akibat bencana alam dan kecelakaan juga tidak ditanggung oleh pabrikan," ujar Ade.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X