Honda Patenkan Desain Rebel 1100, Adopsi Mesin Africa Twin

Kompas.com - 21/10/2020, 09:02 WIB
Gambar paten Honda Rebel 1100 Motorcycle.comGambar paten Honda Rebel 1100

JAKARTA, KOMPAS.com - Sukses dengan Rebel 500, Honda dikabarkan akan memproduksi Rebel 1100. Dari paten desain yang diajukan di Amerika, motor ini akan mengadopsi mesin Dual Clutch Transmission ( DCT) dari Africa Twin.

Dikutip dari Motorcycle.com, sudah beberapa tahun belakangan ini Honda mengajukan beberapa paten. Paten yang terakhir menunjukkan lebih detail gambar mesin yang akan digunakan.

Baca juga: Begini Jadinya jika Honda Rebel 500 Ganti Gaya Touring

Dari paten tersebut, juga dapat menjadi indikator sudah sejauh apa pengembangan dari Rebel 1100 ini. Gambar paten yang beredar juga sangat cocok dengan mesin Africa Twin.

Gambar paten Honda Rebel 1100Motorcycle.com Gambar paten Honda Rebel 1100

Jika masih ada keraguan tentang Dual Clutch Transmission, perhatikan pada bagian setang dalam diagram paten tidak memiliki tuas kopling.

Gambar paten yang beredar juga memperlihatkan cukup detail posisi sensor knalpot dan desain suspensi belakang. Selain itu, nampaknya bagian tangki akan dibuat sedikit lebih besar dibanding Rebel 500.

Baca juga: Lebih Dekat dengan Honda CMX500 Rebel Terbaru [VIDEO]

Melihat Rebel 500 dan Rebel 300 yang cukup diminati, maka hadirnya Rebel 1100 menjadi lebih masuk akal. Selain itu, menggunakan mesin yang sudah ada untuk model yang berbeda juga sudah menjadi hal yang wajar.

Belum ada kepastian kapan Rebel 1100 akan masuk tahap produksi. Apalagi, di saat pandemi sekarang ini.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X