Kondisi Sulit, Ini Target New Fortuner dan New Kijang Innova

Kompas.com - 15/10/2020, 14:30 WIB
Tampilan Kijang Innova dan Fortuner terbaru. TAMTampilan Kijang Innova dan Fortuner terbaru.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi menghadirkan New Fortuner dan New Kijang Innova untuk pasar Indonesia melalui seremoni digital pada Kamis (15/10/2020).

Perseroan berharap, dengan dua produk di kelas menengah ke atas tersebut daya beli masyarakat bisa sedikit terangsang yang pada akhirnya berdampak positif terhadap ekonomi nasional di tengah pandemi.

"Jujur saja, tahun ini cukup dinamis karena pergerakannya sulit diprediksi. Sebab, banyak hal yang tidak bisa kita kontrol secara langsung seperti perkembangan Covid-19, GDP, sampai skema kredit," kata Direktur Marketing TAM Anton Jimmi Suwandy dalam diskusi virtual, Kamis.

Baca juga: Resmi, Kijang Innova Facelift Dibanderol Mulai Rp 337 Juta

Tampilan Kijang Innova terbaruTAM Tampilan Kijang Innova terbaru

"Tentu, pada akhirnya kita menyiapkan berbagai skenario salah satunya peluncuran produk. Kami harap dengan produk ini realisasi penjualan bisa mendekati tahun lalu," lanjutnya.

Berdasarkan kondisi tersebut, Fortuner terbaru ditargetkan mampu terjual sebanyak 1.000 unit - 1.200 unit. Sementara Kijang Innova mencapai 2.500 unit per bulan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tahun lalu, rata-rata penjualan Kijang Innova di 4.000-an unit. Setelah pandemi, berada di bawah 2.000 unit. Fortuner kini 700 unit sampai 1.000 unit, hampir dua kali lipat turunnya dari 2019," ucap Anton.

Baca juga: Toyota Fortuner Facelift Meluncur, Harga Mulai Rp 500 Jutaan

Tampilan Toyota Fortuner faceliftTAM Tampilan Toyota Fortuner facelift

Adapun penjualan retail Toyota Indonesia selama sembilan bulan belakangan mencapai 128.076 unit, melemah 53 persen dari realisasi tahun lalu sebesar 239.417 unit.

Sedangkan untuk wholesales Januari-September 2019 Toyota berhasil mengantongi penjualan sebanyak 110.863 unit. Dibandingkan periode sama tahun lalu, turun 45,4 persen atau 244.430 unit.

"Meski demikian, market share kita 31,4 persen. Ini (market share) akan terus kita pertahankan sehingga diharapkan masih berada di angka segitu hingga akhir tahun," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X