Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/09/2020, 13:39 WIB
Ari Purnomo,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Seiring munculnya wacana dari Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita yang akan memberikan relaksasi pajak nol persen untuk mobil baru, belum terlihat ada dampaknya bagi peminat mobil bekas.

Kendaraan roda empat setengah pakai masih tetap diminati oleh masyarakat yang menginginkan mobil dengan harga yang sesuai dengan uang yang tersedia.

Apalagi, sekarang ini harga yang ditawarkan dari penjual mobil seken juga semakin terjangkau.

Banyak alasan yang mendorong konsumen memilih mobil bekas dibandingkan harus membeli mobil baru.

Baca juga: Jika Pajak Mobil Baru Nol Persen, Harga MPV Pintu Geser Jadi Lebih Murah

Salah satunya adalah kendaraan bisa langsung dipakai tanpa harus menunggu beberapa minggu sembari menunggu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) jadi.

Seorang pedagang memasang kertas berisi spesifikasi mobil yang akan dijual di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2019). Setiap Minggu ratusan mobil bekas dijajakan di Bursa Mobil Sriwedari.Ari Purnomo Seorang pedagang memasang kertas berisi spesifikasi mobil yang akan dijual di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (15/12/2019). Setiap Minggu ratusan mobil bekas dijajakan di Bursa Mobil Sriwedari.

“Sekarang masyarakat memilih membeli kendaraan yang bisa langsung dipakai, kalau beli baru itu dua sampai tiga minggu baru bisa dipakai. Karena harus menunggu STNKnya turun dulu,” kata Herjanto Kosasih, Senior Manager Marketing Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua kepada Kompas.com belum lama ini.

Hal inilah yang menurutnya menjadi alasan kenapa penjualan mobil bekas tidak akan terpengaruh dengan adanya kebijakan pajak nol persen jika itu benar akan direalisasikan.

Herjanto mengatakan, mobil bekas yang paling banyak peminatnya adalah yang harganya di bawah Rp 100 juta.

Baca juga: Jika Pajak Mobil Baru Nol Persen, Fortuner, Pajero Sport, dan CR-V Cuma Rp 200 Jutaan

“Pokoknya yang harganya di bawah Rp 100 juta itu pasti dicari, entah itu mereknya apa, modelnya apa pasti laku. Karena konsumen inginnya bisa beli mobil dan berhemat,” ucapnya.

Seorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019).Ari Purnomo Seorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019).

Seperti contoh mobil seken harga Rp 70 jutaan menjadi salah satu tipe yang paling banyak diminati.

Selain harganya tidak begitu mahal, biasanya kendaraan roda empat dengan harga tersebut sudah cukup untuk sekadar menunjang aktivitas sehari-hari.

Berikut 10 mobil bekas dengan harga Rp 70 jutaan akhir bulan ini

1. Honda City IDSI tahun 2007 harga Rp 70 juta

2. Suzuki Aerio DX tahun 2005 harga Rp 75 juta

3. Hyundai i10 tahun 2009 harga Rp 70 juta

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com