Kompas.com - 15/09/2020, 13:21 WIB
Vespa VBB 1962 NOS Foto: Awen/Naikmotor.comVespa VBB 1962 NOS
|

JAKARTA, KOMPAS.com - New old stock (NOS) merupakan sebutan untuk barang baru buatan lama. Istilah ini juga dipakai di dunia otomotif untuk mengategorikan kondisi suatu barang.

Di Indonesia, ada beberapa sepeda motor yang bisa disebut NOS, salah satunya Vespa VBB tahun 1962 yang pernah dipunyai oleh Andy Wardhana, tetapi kini sudah pindah tangan ke kolektor lain.

Andy yang juga punya koleksi Vespa Bacchetta 1949 tersebut mengatakan, memiliki motor NOS bisa jadi barang investasi. Makin lama usianya, harganya bakal makin mahal. 

Vespa VBB 1962 NOSFoto: Awen/Naikmotor.com Vespa VBB 1962 NOS

"Bisa jadi investasi. Karena supply barangnya sudah tidak ada. Makin lama makin langka, apalagi kondisi seperti itu (NOS). Otomatis harga pasti naik," katanya kepada Kompas.com, belum lama ini.

Dengan demikian, menurut Andy, tak heran jika ada motor NOS sampai terjual ratusan juta rupiah. Meski dia sendiri enggan menyebut harga Vespa VBB 62 yang belum lama ini dia jual.

"Apalagi kalau (kelasnya) kolektor. Kolektor itu soal harga nomor dua. Barang yang benar-benar original, utuh, apalagi NOS, kolektor pasti mau," katanya.

Andy menyebut mahal karena tidak ada patokan soal harga. Sang penjual bisa sesuka hati memasang angka, jadi tinggal kesanggupan kantong calon pemilik baru saja.

Vespa VBB 1962 NOSFoto: Awen/Naikmotor.com Vespa VBB 1962 NOS

"Gelap, yang jual menentukan harga, yang beli tergantung mau apa tidak. Kebanyakan kalau barang seperti ini milik kolektor, dan yang jual biasanya sebetulnya tidak butuh-butuh uang juga," katanya.

Sentimentil

Ravindra Trimahardika, pencinta dan penggiat Vespa pemilik kanal Youtube Ravespa ScooVlog, mengatakan, selain kondisi barang yang seperti keluar pabrik, motor NOS mahal karena merawatnya sulit.

"Menahan diri untuk tidak menggunakan motor selama puluhan tahun itu tidak mudah, sehingga membuat Vespa NOS harganya begitu mahal. Di samping itu, perawatan Vespa juga tidak mudah, apalagi yang tahun produksi tua," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.