Bikers Jangan Ragu Bertanya, Biar Enggak Berujung Masuk Tol

Kompas.com - 31/08/2020, 15:21 WIB
Sepeda motor melintasi tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) tanpa transaksi atau gratis di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2015). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOSepeda motor melintasi tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) tanpa transaksi atau gratis di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2015).
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Kejadian pemotor yang masuk tol masih sering saja terjadi. Padahal kendaraan roda dua sudah jelas-jelas dilarang masuk, dan rambu larangan pun sudah terpasang sebelum gerbang masuk tol.

Biasanya mereka yang masuk tol merupakan biker pemula. Seperti yang terjadi Minggu pada (30/8/2020), sebuah sepeda motor yang ditumpangi tiga orang melaju santai di tol Jakarta-Cikampek.

Motor ini tak hanya menyalahi aturan masuk jalan tol, tapi motor ini membawa tiga penumpang, dan ketiga-tiganya tidak menggunakan helm. Bahkan sempat terjadi kecelakaan karena motor tersebut menyenggol sebuah mobil saat berpindah ke jalur kiri.

Baca juga: Video Viral Perempuan Naik Motor Bertiga Masuk Tol dan Kecelakaan, Ini Kronologinya

Pemotor masuk tol Jakarta-Cikampek pada Minggu (30/8/2020).KOMPAS.com/Ruly Pemotor masuk tol Jakarta-Cikampek pada Minggu (30/8/2020).

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, kejadian motor masuk tol merupakan salah satu bukti bahwa tidak semua orang mampu membaca rambu dengan benar.

Selain itu, para biker pemula dianggap tidak mampu melakukan manajemen perjalanan dengan benar. Hingga akhirnya mereka salah memilih jalan, dan masuk jalan tol yang notabene dilarang bagi motor.

Secara garis besar, manajemen perjalanan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk kegiatan tersebut.

 

Baca juga: Daihatsu Rocky dan Toyota Raize Tampil Sporty ala Lamborghini Urus

Sejumlah pengendara melintasi tol Wiyoto Wiyono untuk menghindari banjir di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (23/2/2020). Pengendara motor memasuki tol Wiyoto Wiyono untuk menghindari banjir di jalan jenderal Ahmad Yani. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah Sejumlah pengendara melintasi tol Wiyoto Wiyono untuk menghindari banjir di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (23/2/2020). Pengendara motor memasuki tol Wiyoto Wiyono untuk menghindari banjir di jalan jenderal Ahmad Yani.

Sony juga menambahkan, manajemen perjalanan memiliki peran yang vital dan menentukan kelancaran perjalanan.

Sebelum melakukan perjalanan, Anda harus memastikan arah dan tujuan. Pahami rute yang akan dilewati.

Sebagai pengendara yang bertanggung jawab, Anda juga harus mampu membaca rambu-rambu dengan detail untuk memandu perjalanan.

“Dan yang teraman, jangan pernah merasa paling tahu. Karena salah jalan berisiko menimbulkan kerugian dan kecelakaan yang tinggi. Kalau tidak yakin atau ragu-ragu, lebih baik berhenti untuk bertanya,” ujar Sony, kepada Kompas.com (31/8/2020).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X