Bisnis Sewa Mobil Masih Jadi Tulang Punggung ASSA di Tengah Pandemi

Kompas.com - 20/08/2020, 08:22 WIB
Persewaan mobil Astra Rent a Car, menawarkan solusi sewa mobil di kampung halaman. KOMPAS/Riza FathoniPersewaan mobil Astra Rent a Car, menawarkan solusi sewa mobil di kampung halaman.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lini bisnis jasa penyewaan kendaraan penumpang masih menjadi kontributor utama emiten transportasi PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) walau dihadang pandemi virus corona alias Covid-19.

Berdasarkan catatan keuangan perseroan pada kuartal I/2020, bisnis tersebut mampu menyumbang sebesar Rp 327,38 miliar atau 46,7 persen dari total pendapatan yaitu Rp 701,62 miliar.

Adapun pendapatan ASSA selama Januari-April 2020 mengalami kinerja positif sebesar 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga: Pasar Otomotif Kembali Menggeliat di Juli 2020, Berikut Merek Terlaris

Suasana parkir di sebuah perusahaan rental kendaraan atau sewa mobilTribunnews.com Suasana parkir di sebuah perusahaan rental kendaraan atau sewa mobil

"Realisasi final untuk semester I/2020 belum keluar, tapi kuartal pertama mampu tumbuh baik. Sementara di kuartal II ada pandemi dari Maret-Mei, tapi per Juni dan Juli sudah pick up kembali," kata Presiden Direktur ASSA Prodjo Sunarjanto dalam diskusi virtual, Rabu (19/8/2020).

"Bisnis sewa kendaraan masih jadi penyumbang utama. Kami masih optimis bahwa perusahaan mampu mencatatkan pertumbuhan di tengah masa pandemi," lanjut dia.

Kemudian pendapatan terbesar kedua diberikan dari bisnis penjualan kendaraan bekas dengan kontribusi 18 persen dari pendapatan, diikuti jasa ekspres (AnterAja) sebesar 14,3 persen, sewa juru mudi 9 persen, serta jasa lelang 6 persen dan logistik 6 persen.

Baca juga: Penjualan SUV Murah Juli 2020, Suzuki XL7 Geser Toyota Rush

Ilustrasi penjualan mobil.Nikkei Ilustrasi penjualan mobil.

Hanya saja, laba bersih ASSA tercatat sebesar Rp 26,05 miliar, turun tipis dibandingkan kuartal I-2019 sebesar Rp 26,53 miliar.

"Hingga akhir tahun, kami memproyeksikan lini usaha penyewaan kendaraan ini masih jadi kontributor utama ASSA. Kemudian lini usaha ekspres logistik (AnterAja) diharapkan bisa mencapai 25 persen (kontribusi) dari pendapatan seiring dengan pulihnya kegiatan ekonomi," kata Prodjo lagi.

Di samping itu, ASSA tengah meluncurkan beberapa inovasi di tengah pandemi, yaitu digitalisasi binis melalui marketplace jual-beli kendaraan lewat caroline.id dan platform layanan berbagi mobil di aplikasi Share Car. Diharapkan terobosan tersebut mampu menggenjot kinerja perseroan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X