Lalu Lintas Cikampek Mulai Padat, Contraflow Diberlakukan

Kompas.com - 15/08/2020, 14:02 WIB
Jasa Marga mulai lakukan contraflow di Cikampek Jasa MargaJasa Marga mulai lakukan contraflow di Cikampek
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Peningkatan volume kendaraan mulai terjadi di ruas Tol Jakarta - Cikampek pada musik libur panjang akhir pekan ini. Untuk mengurani kepadatan lalu lintas, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, mulai memberlakukan sistem contraflow.

Rekayasa lalu lintas contraflow dilakukan mulai dari Km 47 hingga 61 arah Cikampek sejak pukul 11.00 WIB. Dengan diberlakukan sistem tersebut, diharapkan bisa mengurai kepadatan di titik temu Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek.

"Kami memantau antrean kendaraan jelang Gerbang Tol Cikampek Utama arah Cikampek cenderung normal, saat ini terpantauan antrean 4-7 kendaraan dengan kapsitas gardu tol beroperasi maksimal untuk mengantisipasi peningkatan lalu lintas saat malam," ucap Corry Annelia Poundti, Marketing and Communication Department Head Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division, Sabtu (15/8/20200.

Baca juga: Libur Panjang, Jasa Marga Prediksi Ada Dua Puncak Arus Mudik

Pemberlakuan contraflow merupakan diskresi Kepolisian. Untuk mendukung kelancaran contraflow, Jasa Marga menyiagakan petugas dan penyiapan rambu-rambu.

Contraflow diberlakukan dari KM 47 hingga KM 61 ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek untuk urai kepadatan di sejumlah titik, Minggu (22/12/2019).Dokumentasi PT Jasa Marga Contraflow diberlakukan dari KM 47 hingga KM 61 ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek untuk urai kepadatan di sejumlah titik, Minggu (22/12/2019).

 

Corry juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar memastikan kendaraan dalam keadaan prima, mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan serta membawa bekal untuk menghindari kerumunan atau kepadatan di rest area.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi yang melakukan pantauan hngga Gerbang Tol Palimanan mengatakan tren volume lalu lintas mulai meningkat sejak Kami (13/8/2020) lalu.

"Pada Gerbang Tol Cikampek Utama, tercatat bahwa pada periode normal jumlah kendaraan melintas sebanyak 27.514 kendaraan. Sejak Kamis (13/8) total kendaraan menuju ke arah Trans Jawa sebanyak 30.208 kendaraan sementara pada Jumat (14/8) hingga kemarin sudah tercatat 45.104 kendaraan. Artinya pada Jumat lalu ada kenaikan sebesar 64 persen dibandingkan lalu lintas harian normal," kata Budi.

Baca juga: Antisipasi Macet di Tol Cikampek, Truk Barang Mulai Dibatasi

Sejauh ini berdasarkan prediksi maka puncak arus mudik pada periode libur panjang ini ada 2, yaitu Jumat (14/8/2020) dan Rabu (19/8/2020) mendatang.

"Selain itu, arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek secara umum terpantau ramai lancar dan terkendali di kedua arah, baik arah Jakarta menuju Cikampek maupun arah Cikampek menuju Jakarta. Kecepatan rata-rata sekitar 60-80 kpj. Kendaraan yang melintas di dominasi oleh kendaraan pribadi, bus, dan truk," ucap Budi.

Sistem contraflow mulai diterapkan di Cikampek Sistem contraflow mulai diterapkan di Cikampek

Sementara arus lalu lintas di Tol Layang Japek secara umum terpantau ramai lancar dan terkendali di kedua arah, baik arah Jakarta menuju Cikampek maupun arah Cikampek menuju Jakarta. Kecepatan rata-rata sekitar 60-80 kpj kendaraan di dominasi oleh kendaraan pribadi, bus, dan truk.

Budi menyampaikan bila dari hasi laporan, terjadi perlambatan di sepanjang menjelang rest area KM 50 dan KM 57. Kedua rest area terlihat ramai oleh kendaraan pribadi, dan arus dari Jakarta menuju Bandung mengalami peningkatan volume sedangkan yang menuju Cikampek lancar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X