Penjualan Mobil Bekas Diprediksi Pulih Jelang Akhir Tahun

Kompas.com - 10/08/2020, 11:22 WIB
Suasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta Pusat Kompas.com/Setyo AdiSuasana pusat penjualan mobil bekas di Jakarta Pusat

JAKARTA, KOMPAS.com – Penjualan mobil bekas diprediksi akan segera membaik dibandingkan saat masa awal pandemi. Tren positif penjualan mobil bekas mulai terlihat pada Juni dan Juli lalu, di mana terjadi peningkatan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

Herjanto Kosasih, Senior Manager Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, mengatakan, peningkatan penjualan mobil bekas telah mencapai 40 sampai 50 persen dari kondisi normal yang berada di kisaran 2.000 unit per bulan.

Menurutnya, kondisi ini terjadi karena beberapa masyarakat enggan menggunakan transportasi umum sehingga beralih menggunakan kendaraan pribadi. Mobil bekas dipilih sebagai alternatif yang bisa dijangkau sejumlah kalangan.

Baca juga: Hasil MotoGP Ceko, Juara Baru Asal Afrika Selatan Brad Binder

Toyota Camry Hybrid di pasar mobil bekasOLX Toyota Camry Hybrid di pasar mobil bekas

“Tren model-modelnya masih sama, tapi sekarang konsumen yang datang ke showroom biasanya butuh cepat. Enggak keliling-keliling dan mikirin model,” ujar Herjanto, kepada Kompas.com (10/8/2020).

“Biasanya kami bantu, konsumen tinggal bilang aja punya uang berapa. Kami carikan model dan skema kredit yang pas,” katanya.

Herjanto menambahkan, tren penjualan mobil bekas akan semakin meningkat jelang akhir tahun. Ia mengatakan, rencana libur panjang pada Desember dapat memicu penjualan mobil bekas.

Baca juga: Berlaku Hari Ini, Pelanggar Ganjil Genap Dikenakan Denda Rp 500.000

Seorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019).Ari Purnomo Seorang pengunjung melihat deretan mobil bekas yang dipajang di bursa mobil Sriwedari, Solo, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (15/12/2019).

“Buat dipakai akhir tahun, biasanya pedagang cari dari sekarang. Nanti konsumen mulai beli di bulan September, Oktober, November buat dipakai di Desember,” ucap Herjanto.

Hal senada disampaikan Direktur Marketing OLX Indonesia Ichmeralda Rachman. Menurutnya pasar mobil bekas akan kembali pulih dalam tiga bulan ke depan.

“Sebagian besar permintaan penjualan mobil sebenarnya tidak hilang, tapi tertunda,” ujar Ichmelda, dalam keterangan tertulis (7/8/2020).

Baca juga: Menelisik Ubahan KTM RC16 Hingga Bisa Melesat di GP Ceko

Ilustrasi menjual mobil bekas (Dok. Shutterstock) Ilustrasi menjual mobil bekas (Dok. Shutterstock)

Ichmelda mengatakan, pihaknya mencatat sejak Juni lalu, pencarian mobil bekas berangsur normal, yakni di kisaran 80 persen.

“Data barometer kami menunjukkan total pencari mobil bekas pada Juni 2020 naik sekitar 6 persen jika dibandingkan April 2020 saat PSBB diterapkan,” katanya.

Sedangkan dari sisi penawaran mobil bekas di platform OLX, jumlah listing pada Juni lalu terjadi peningkatan sekitar 35 persen dibandingkan Mei 2020.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X