Kenali Tiga Bahan Dasar Kaca Film, Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

Kompas.com - 29/07/2020, 11:42 WIB
pasang kaca film Kompas.com/Fathan Radityasanipasang kaca film

JAKARTA, KOMPAS.comKaca film merupakan lapisan yang ditempelkan ke kaca mobil agar bisa mengurangi efek panas dari sinar matahari. Kaca film bisa dibedakan menjadi tiga jenis, berdasarkan bahan dasar yang terkandung di meterialnya.

Pertama yaitu nano metal, kemudian nano ceramic, dan nano carbon. Ketiga bahan ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi kostumer bisa memilih sesuai dengan preferensinya.

“Nano metal itu dari segi tolak panas dan warnanya pasti bagus ketika kaca filmnya masih dalam kondisi prima. Bagus dalam arti tolak panasnya tinggi kemudian visibilitasnya juga baik,” ucap Martin, Pemilik 3M Authorized Dealer di Jakarta Barat dan Tangerang kepada Kompas.com, Selasa (28/7/2020).

Baca juga: Gelagat Yamaha Mau Melepas Generasi Baru Xmax

Ilustrasi proses pemasangan kaca film di Toko Maju Jaya, di Blok M Mall Lt. Basement, Jakarta SelatanKompas.com/Dio Ilustrasi proses pemasangan kaca film di Toko Maju Jaya, di Blok M Mall Lt. Basement, Jakarta Selatan

Martin menjelaskan, kekurangan dari nano metal yaitu bisa menghambat sinyal dan sensor yang ada di kabin mobil. Sensor yang bisa terganggu seperti lampu dan wiper otomatis, dan lainnya.

“Letak sensor itu kan biasanya ada di spion tengah, nah itu biasanya kerja sensornya jadi terganggu,” kata Martin.

Selanjutnya yaitu nano ceramic, dari segi tolak panas, sama bagusnya dengan nano metal. Kelebihannya yaitu warnanya dari luar kelihatan paling gelap. Tetapi kekurangannya yaitu visibilitas dari dalam yang kurang.

Baca juga: Jangan Malas Ganti Oli Mesin, Ini Efek Buruknya

“Visibilitas kaca film berbahan nano ceramic tidak sebaik nano metal ataupun carbon,” kata dia.

Martin berpendapat kalau kaca film dengan bahan nano carbon merupakan jenis yang paling oke. Dari segi tolak panas sama baiknya dengan yang lain, kemudian visibilatas dari kabin juga yang paling jernih daripada yang lain.

Kaca film ICE-u di GIIAS 2019KOMPAS.com / Aditya Maulana Kaca film ICE-u di GIIAS 2019

“Cuma kekurangannya, dari luar melihat ke kabin, nano carbon tidak bisa segelap nano ceramic. Bisa dibilang nano carbon paling bening kegelapannya jika dibandingkan dengan bahan lain dengan tingkat kegelapan yang sama,” ucapnya.

Jadi pada akhirnya berdasarkan preferensi kostumer masing-masing. Jika ingin cari tolak panas yang bagus, bisa pilih nano metal. Jika ingin yang gelap, bisa pilih nano ceramic dan yang ingin visibilitas dari dalam paling baik, pilih nano carbon.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X