Kompas.com - 28/07/2020, 09:02 WIB
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski pandemi belum berakhir, namun Mini Indonesia cukup intens meluncurkan produk baru. Kali ini Mini mendatangkan model terbuasnya yang hadir dari varian Mini 3 Door, yakni John Cooper Works GP.

Mini John Cooper Works GP hadir sebagai edisi terbatas yang hanya diproduksi sebanyak 3.000 unit di dunia. Bagi konsumen di Indonesia yang tertarik, harus gerak cepat untuk mendapatkanya lantaran untuk jumlahnya hanya tersedia 12 unit.

Parahnya lagi, Direktur Komunikasi BMW Group Indonesia Jodie O'tania mengatakan, dari jumlah yang ada, setengah atau enam unit dari Mini terbuas itu sudah menjadi milik orang, hanya tinggal menunggu proses pengiriman ke konsumen.

Baca juga: Mini Terbuas Mendarat di Indonesia, Cuma Ada 12 Unit

"Sebanyak 50 persennya sudah sold out, jadi memang siapa cepat dia dapat karena model ini sendiri sudah ditunggu-tunggu yang menjadi varian road legal dan terkuat di keluarga Mini," ucap Jodie dalam sesi peluncuran virtualnya, Senin (27/7/2020).

Mini John Cooper Works GPMini Indonesia Mini John Cooper Works GP

"Kebetulan untuk Indonesia, kita dapat unitnya cukup banyak dibandingkan Singapura dan lainnya. Tapi kalau sudah habis nanti, kami tidak bisa mendatangkan lagi," kata dia.

Lebih lanjut Jodie menjelaskan bila karakteristik konsumen yang sudah memboyong mobil ikonik dengan mesin 2.000 cc 4 silinder TwinPower Turbo bertenaga 306 tk dan torsi 450 Nm tersebut, rata-rata memang konsumen setia dan kolektor.

Baca juga: Dibuat Fleksibel, Maung Pindad Bisa Pakai Mesin Lain

Mini JCW GP ini pun diklaim masuk dalam kategori sports car yang banderolnya di rekomendasikan (recommended retail price) sebesar Rp 1,5 miliar. Harga tersebut sudah termasuk dengan Mini 4 tahun unlimited milage warranty dengan free schedule service, 5 tahun Mini Service Inclusive, dan 2 tahun garansi ban.

Mini John Cooper Works GPMini Indonesia Mini John Cooper Works GP

"Jadi rekomendasi itu harga retail yang kami berikan, karena proses penjualan kan nanti di diler, lalu tergantung juga dengan pajak yang ditanggung konsumennya. Kalau konsumen ada mobil lain dan kena progresif tentu beda nantinya," ujar Jodie.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.