Memastikan Airbag Mobil Masih Berkerja Optimal

Kompas.com - 27/07/2020, 18:01 WIB
Ilustrasi kantong udara mengembang. aieg.comIlustrasi kantong udara mengembang.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kantung udara atau airbag merupakan fitur keselamatan pasif yang penting pada suatu kendaraan bermotor roda empat untuk melindungi pengendara dan penumpang ketika terjadi tabrakan.

Namun pada beberapa kasus airbag tidak mengembang dengan sempurna ketika mobil mengalami benturan. Akibatnya, kerugian yang tak diinginkan harus dialami.

Oleh karena itu, sebagaimana dikatakan Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso, Suparman, menyatakan bahwa penting untuk para pemilik memastikan airbag dalam kondisi prima dan siap berkerja saat dibutuhkan.

Baca juga: Foto Viral Setruk Jalan Tol Ditambah Denda Tilang, Ini Kata Operator

Airbag Honda Airbag Honda

"Memang pada dasarnya tidak ada perawatan khusus atau rutin karena ini masuk dalam komponen statis dan standby yang dalam kondisi tertentu baru bekerja. Tapi bukan berarti kondisinya boleh diabaikan," ujarnya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Menurut Suparman, untuk melakukan pengecekan airbag pemilik bisa memantau indikator yang tertera di instrumen cluster pada speedometer. Biasanya, saat kunci dalam posisi "on" ketika akan menghidupkan mobil semua indikator akan lebih dulu menyala selama beberapa detik

Bila setelah beberapa detik indikator airbag tidak kunjung padam atau terus menyala, pemilik mobil wajib curiga. Kemungkinan besar ada masalah pada komponen atau hanya sekadar kelistrikan, namun disarankan untuk segera mengunjungi bengkel resmi terdekat.

"Umumnya indikator airbag akan menyala selama 10 detik, kalau terus tidak menyala dikhawatirkan ada malfungsi pada sistemnya. Ini menjadi indikasi awal untuk selanjutnya dilakukan pengecekan ke bengkel resmi," kata dia.

Baca juga: Regulasi Soal Recall Kendaraan Sudah Diatur oleh Pemerintah

Ilustrasi SRS AirbagIstimewa Ilustrasi SRS Airbag

"Sebab, bila dibiarkan bisa saja terjadi masalah lain atau membuat airbag tidak bisa bekerja ketika terjadi benturan," lanjut Suparman.

Riecky Patrayudha, 4W, 2W & Marine Service Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga mengimbau para pemilik jangan melakukan modifikasi atau menambah aspek tertentu di bagian airbag seperti setir pengemudi, audio, maupun dasbor.

"Pengendara juga perlu memastikan aki mobil masih mencukupi untuk berkendara sehingga alat pelindung diri dapat berfungsi dengan asupan listrik yang cukup," katanya di kesempatan terpisah.

"Untuk modifikasi audio, kalau prosesnya dilakukan bukan oleh teknisi yang tepat, instalasi audio bisa mengganggu rangkaian kabel kantung udara, yang berakibat membuat airbag lumpuh," lanjut dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X