Bus Double Glass yang Tidak Mengganggu Pemandangan Penumpang

Kompas.com - 27/07/2020, 16:01 WIB
Bus kaca belah Werry YuliantoBus kaca belah

JAKARTA, KOMPAS.com – Tren bus saat ini yaitu menggunakan kaca ganda atau double glass. Secara tampilan eksterior memang terlihat lebih keren, namun dari pemandangan penumpang ke luar, agak terhalang oleh pilar horizontal atau biasa disebut bando.

Sebenarnya beberapa tahun kebelakang, ada juga model double glass yang tidak mengganggu pemandangan penumpang. Jika yang sekarang ada pemisah antara atas dan bawah, double glass ini memisahkan kanan dan kiri.

Anggota Forum Bismania Indonesia, Dimas Raditya mengatakan, kaca double glass kanan kiri ini dikenal dengan kaca belah. Kemudian tren kaca belah sebenarnya sudah ada sejak tahun 1970an.

Baca juga: Hasil MotoGP 2020: Quartararo Tak Tersentuh, Rossi Vinales Habis-habisan

 

Kaca belah ini unggul secara pandangan dan perawatan daripada model double glass yang sekarang,” kata Dimas kepada Kompas.com, Minggu (26/7/2020).

Secara pandangan, tidak ada bando yang menghalangi penglihatan penumpang ke depan. Kemudian dalam perawatan, jika kaca pecah, tidak perlu mengganti semuanya, hanya sebelah saja, jadi lebih murah.

Jika ingin menemui bus dengan kaca belah ini, memang tidak begitu banyak beredar sekarang. Dimas mengatakan, sepertinya PO Sumber Group masih menggunakannya untuk unit ekonominya.

Baca juga: Hasil Klasemen MotoGP 2020, Quartararo Sudah Koleksi 50 Poin

Export Manager karoseri Laksana, Werry Yulianto mengatakan, sekitar tahun 2013 atau 2014, populasi bus dengan kaca belah ini lumayan banyak. Kemudian kebanyakan bus dengan kaca belah ini memakai bus mesin depan.

“PO Sumber Kencono dan yang diekspor ke Fiji dulu memakai model kaca seperti ini. Model bodi seperti Discovery DC01 dan DC02, kemudian Legacy SR01 yang dikirim ke Fiji. Kebanyakan memakai mesin depan,” ucap Werry kepada Kompas.com.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X