Dampak Covid Belum Sampai Bikin Pabrikan Hengkang dari MotoGP

Kompas.com - 22/07/2020, 11:22 WIB
Para pebalap MotoGP 2020 menjajal trek di Sirkuit Jerez, Spanyol. AFP/JAVIER SORIANOPara pebalap MotoGP 2020 menjajal trek di Sirkuit Jerez, Spanyol.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wabah virus corona berdampak juga pada kondisi perekonomian di dunia. Meski demikian, Dorna Sports menyebutkan enam pabrikan yang ada di MotoGP belum menunjukkan tanda-tanda kebangkrutan.

Semua tim dan pabrikan harus menghemat pengeluaran karena menurunnya penjualan motor di tengah pandemi. Namun, Dorna menyebutkan belum sampai mengancam MotoGP seperti krisis ekonomi pada 2008 dan 2009 lalu.

Baca juga: Marc Marquez Bakal Absen di Dua Seri MotoGP 2020

Saat itu, krisis ekonomi memaksa Kawasaki untuk pamit dari MotoGP di akhir 2008. Setelah itu, diikuti oleh Suzuki di akhir tahun 2011.

Foto bersama formasi pebalap MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol.Javier Soriano/AFP Foto bersama formasi pebalap MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, Spanyol.

Dikutip dari Speedweek.com, CEO Dorna Sports Carmelo Ezpelata, mengatakan, belum ada tanda-tanda ada pabrikan yang ingin keluar. Dirinya pun berharap jangan sampai hal itu terjadi.

"Sejauh ini, tidak ada tanda-tanda itu. Tapi, skenario tersebut bisa saja terjadi sewaktu-waktu dalam bisnis kami. Kami harus siap akan hal itu. Tapi, saya ulangi, tidak ada tanda-tanda seperti tu sekarang ini," kata Ezpelata.

Baca juga: Alasan Rossi Sudahi Balapan Perdana MotoGP 2020 di Jerez

Ezpelata menambahkan, di saat krisis, perusahaan sepeda motor akan menahan diri pada investasi dan perencanaan balap.

"Namun, jika Dorna sukses mengembangkan konsep yang berkelanjutan di MotoGP selama lima tahun setelah 2021 dan dalam menetapkan regulasi teknis yang konstan, setidaknya enam pabrikan yang ada sekarang ini akan tetap bertahan," ujar Ezpelata.



Sumber Speedweek
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X