Estimasi Biaya Bikin Motor Berpenampilan Seperti Ninja ZX-25R

Kompas.com - 19/07/2020, 13:22 WIB
Ninja ZX-25R Kompas.com/DonnyNinja ZX-25R

JAKARTA, KOMPAS.com - Meluncurnya Kawasaki Ninja ZX-25R beberapa waktu lalu, membuat para pecinta otomotif berlomba untuk bisa meminangnya.

Motor ini sudah dibekali fitur-fitur yang sangat menunjang perfomanya, tidak hanya untuk dipakai di jalan raya, tetapi juga di sirkuit. Tidak heran jika motor ini laris manis di pasaran, bahkan 200 unit yang disediakan sudah habis terjual.

Terkait hal ini, tidak sedikit para pecinta motor pabrikan Jepang ini yang berinisiatif untuk mengubah tampilan motor mereka menjadi layaknya Ninja ZX-25R.

Baca juga: Hasil Kualifikasi Moto2 Jerez, Andi Gilang Alami Peningkatan

Owner Dj Custom, Deddy Dermawanto, mengatakan, sejak ZX-25R diluncurkan di pasaran tidak sedikit penikmat otomotif yang menginginkan tampilan kendaraannya diubah seperti ZX-25R.

“Bahkan dari mau launching sudah banyak yang permintaan untuk bodi ZX-25R,” ujar Deddy saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (18/7/2020).

Deddy melanjutkan, pada dasarnya modifikasi tersebut bisa saja dilakukan dan diterapkan untuk semua jenis motor tetapi membutuhkan anggaran dana yang cukup mahal, paling minim Rp 10 jutaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ninja ZX-25RKompas.com/Donny Ninja ZX-25R

“Terutama jika motor yang digunakan bukan dari segmen sport fairing, seperti misalnya Honda Tiger, pasti akan lumayan habisnya. Karena tidak hanya sekedar ganti bodi, tetapi juga kaki-kakinya,” katanya.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Jerez, Fabio Quartararo Amankan Pole Position

Sedangkan untuk waktu pengerjaan, Deddy mengatakan, butuh waktu sekitar tiga bulan untuk mengubah tampilan motor menjadi ZX-25R.

“Sebab harus presisi, sambungan antara tangki ke fairing, dari faring ke bodi belakang, penyesuaian rangka, instalasi lampu. Kemudian di area bawah, blok mesin, swing arm,” ucap Deddy.

Deddy mengibaratkan modifikasi tersebut ibarat membuat membeli sebuah baju, jika diproduksi secara masal otomatis akan lebih cepat dan lebih murah.

“Sementara kalau kita menginginkan baju dengan cara menjahit yang sesuai dengan kemauan kita, pasti kan prosesnya lebih lama dan estimasi anggaran dananya lebih banyak juga,” kata Deddy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.