Sunmori Mulai Marak Lagi di Era New Normal

Kompas.com - 19/07/2020, 13:00 WIB
Zero Motorcycles membawa ciri khas baru berkendara moge. Garansindo TechnologiesZero Motorcycles membawa ciri khas baru berkendara moge.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pandemi virus Covid-19 atau virus corona yang belum juga usai, membuat pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada. Salah satunya adalah dengan menjaga jarak dan tidak berkumpul di tengah keramaian.

Kondisi ini tentu berpengaruh untuk para pengendara motor gede alias moge yang biasa meluangkan waktunya untuk melakukan Sunday Morning Ride atau Sunmori bersama komunitas.

Meski demikian, tidak sedikit dari mereka yang tetap melakukan kegiatan Sunmori di tengah pandemi mengingat saat ini juga khususnya di Ibu Kota sudah memasuki era kenormalan baru.

Salah satu anggota Jakarta Bikers Community, M. Faisal, mengatakan, rutinitas sunmori di Jakarta tetap ramai saat sedang PSBB atau setelah diberlakukan era new normal.

Baca juga: Hasil Kualifikasi Moto2 Jerez, Andi Gilang Alami Peningkatan

“Masih ramai, bahkan Senayan City yang biasa menjadi tempat berkumpulnya para motor gede kadang suka penuh,” ujar pria yang akrab disapa dengan Papa Bikers saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (18/7/2020).

Beberapa mall di Jakarta mulai sediakan parkir khusus moge, alias sepeda motor dengan kapasitas mesin besar.7leopold7.com Beberapa mall di Jakarta mulai sediakan parkir khusus moge, alias sepeda motor dengan kapasitas mesin besar.

Namun Faisal mengaku, tetap menaati protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

“Kita juga menggunakan masker dan handsanitizer, jaga jarak, dan tidak saling berjabat tangan sesama anggota,” katanya.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Jerez, Fabio Quartararo Amankan Pole Position

Berbeda dengan Faisal, Ketua Umum Superriders Kawasaki Big Bike Club Indonesia, Erlangga Yudhanegara, mengaku, bahwa komunitasnya tidak pernah melakukan sunmori selama masa PSBB.

“Selama 3 bulan PSBB pertama kita sama sekali tidak riding atau sunmori, baru pada saat era kenormalan baru kita mulai ikut sunmori lagi,” kata Angga kepada Kompas.com.

Selain itu, Angga mengaku komunitasnya tidak pernah melakukan kopdar baik selama pandemi maupun era new normal.

“Saat ini kan kita pakai komunikator di dalam helm atau yang biasa dikenal intercom, jadi kita akali saja dengan itu. Tidak perlu ngumpul di satu titik,” katanya.

Sebab menurut Angga, dalam kondisi seperti ini masyarakat sebaiknya meminimalisir segala kemungkinan yang ada untuk terjadinya penularan virus covid-19.

"Jadi kita (komunitas) ngobrolnya sambil riding keliling Jakarta saja," ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X