Ketahui Ini Bahaya Jok Mobil dari Material Fabric

Kompas.com - 11/07/2020, 18:02 WIB
Bersihkan bagian-bagian interior mobil, penting untuk kesehatan. Stanly/OtomaniaBersihkan bagian-bagian interior mobil, penting untuk kesehatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak produsen mobil yang masih mengandalkan pelapis jok dari bahan atau material fabric ( kain). Sebab, harganya lebih terjangkau dibandingkan kulit sintetis atau bahkan kulit asli.

Dari segi estetika, jok dari bahan fabric memang tak ada masalah. Namun, sebenarnya perawatan jok ini lebih sulit dibandingkan yang terbuat dari bahan kulit.

Baca juga: Pasang Sandaran Tangan pada Jok Mobil, Tambah Nyaman dan Mewah

Edy, pemilik Vertue Concept, spesialis interior dan seat maker, mengatakan, pada material fabric, terdapat bahaya yang tersembunyi. Sebab, jika terlalu lama digunakan, bahan ini menjadi sarang debu.

jok mobil fabricStanly/Otomania jok mobil fabric

" Fabric itu sifatnya menyerap, jadi kalau kabin mobil kotor atau jorok perawatannya maka debu bisa mudah singgah, bahkan bisa numpuk sampai ke busa," ujar Edy, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Edy menambahkan, untuk mengecek apakah jok yang dibungkus fabric mulai berdebu, bisa dengan cara memukulnya. Bila kotor, debunya akan langsung keluar.

Baca juga: Bersihkan Jok Mobil Fabric dengan Mudah di Rumah saat PSBB

"Bagi pengguna bahan fabric bukan hanya fokus membersihkan jok dengan vacum saja, tapi juga menjaga kebersihan kabin. Sebab, dampaknya akan sangat buruk bagi kesehatan," kata Edy.

Edy menyarankan, saat memukul jok, sebaiknya dilakukan saat kabin terbuka. Jangan dalam keadaan pintu dan kaca jendela tertutup, apalagi saat pendingin udara menyala.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X