Kompas.com - 05/06/2020, 13:42 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan ojek online (ojol) kembali mengangkut penumpang mulai 8 Juni 2020.

Ojol boleh kembali beroperasi karena Jakarta memasuki masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi fase I hingga akhir Juni 2020. Sebelumnya ojol hanya boleh membawa barang.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, ojol boleh beroperasi dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.

Baca juga: PSBB Transisi, Tilang Elektronik Masih Belum Berlaku di Jakarta

Pengemudi ojol menyosialisasikan penggunaan masker dan tertib lalu lintas dengan pengeras suara di perempatan Srimaya, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (1/6/2020).- Pengemudi ojol menyosialisasikan penggunaan masker dan tertib lalu lintas dengan pengeras suara di perempatan Srimaya, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (1/6/2020).

"Kendaraan non-umum seperti ojek dan mobil itu bisa beroperasi dengan protokol Covid-19," ujar Anies dalam konferensi pers yang disiarkan akun YouTube Pemprov DKI, Kamis (4/6/2020).

Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia (Garda Indonesia), mengatakan pihaknya menyambut baik keputusan ini yang memang ditunggu untuk para pengendara ojol.

"Kita menyambut baik karena ini juga upaya dari kita juga, teman-teman berharap bisa ada peningkatan pendapatan lagi setelah boleh mengangkut penumpang," katanya kepada Kompas.com, Jumat (5/6/2020).

Untuk itu, Igun mengingatkan para pengendara untuk memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan bersama. Sehingga baik pengendara dan konsumen tetap aman dan tidak menularkan Covid-19.

"Ini merupakan upaya kita terus berkoordinasi dengan pemerintah ojo bisa membawa penumpang kembali, akhirnya tanggal 8 Juni ini kami ojol boleh bawa penumpang lagi," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.