Cuci Mobil Sendiri di Rumah, Perhatikan Bagian Sensitif Ini

Kompas.com - 03/06/2020, 09:42 WIB
Ilustrasi cuci mobil manual theconversation.comIlustrasi cuci mobil manual

JAKARTA, KOMPAS.com - Adanya penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia, membuat pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap berada di rumah dan selalu menjaga kebersihan.

Tidak sedikit masyarakat yang mengisi aktivitas di rumah dengan kegiatan yang bermanfaat, salah satunya adalah melakukan perawatan pada kendaraan kesayangan, seperti mencuci mobil.

Namun, ternyata ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mencuci mobil sendiri. Pasalnya, ada beberapa komponen mobil yang sensitif sehingga tidak bisa sembarang dibersihkan.

Contohnya interior mobil, mesin, ban, atau pelek. Presiden Direktur XTO Car Care Indonesia, Christopher Sebastian, memberikan sedikit tips nya.

Baca juga: Layanan Home Service Meningkat Signifikan Selama PSBB

Detial interior mobil baru Mitsubishi Outlander PHEV di GIIAS 2019.Kompas.com/Setyo Adi Detial interior mobil baru Mitsubishi Outlander PHEV di GIIAS 2019.

“Untuk bagian interior mobil, jangan menggunakan banyak air ketika dibersihkan. Cukup menggunakan sedikit air sabun untuk membersihkan semua interior atau dengan menggunakan produk pembersih khusus interior,” ujar Christopher ketika dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Fitur Traction Control, Apa Fungsi Utamanya pada Kendaraan?

Saat membersihkan bagian interior mobil, sebaiknya seluruh pintu mobil di buka, bertujuan agar udara pengap dalam kabin keluar.

Tidak hanya bagian interior, mesin mobil juga merupakan bagian yang paling sensitif, karena jika salah membersihkannya bisa mengenai busi dan electronic control unit (ECU).

Air atau cairan sangat dihindari untuk bagian ini, mengingat komponen listrik sangat berbahaya bila terjadi hubungan arus pendek.

“Bersihkan dengan aliran air yang tidak terlalu keras, untuk kotoran seperti lemak atau minyak bisa dibersihkan dengan sabun atau minyak tanah. Kemudian jangan mencuci kap mesin saat kondisi masih panas, karena dapat membuat cat pada kap mobil menjadi kusam dan rusak,” kata Christopher.

Christopher menambahkan, etika mencuci bagian ban dan pelek, sebaiknya menggunakan sabun khusus karena biasnaya banyak kotoran yang sulit untuk dibersihkan.

“Membersihkan ban dan pelek mobil bisa menggunakan sikat dan sabun, sehingga jika ada kotoran membandel bisa terangkat dengan bersih," katanya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X