Arus Lalu Lintas DKI Jakarta Kembali Padat, Ini Penjelasan Polisi

Kompas.com - 19/05/2020, 15:22 WIB
Sejumlah kendaraan melintasi tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) menuju tol Jakarta-Cikampek di Bekasi , Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Menurut data Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya sebanyak 44.550 kendaraan keluar wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ) melewati gerbang tol Cikampek Utama jelang larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pada (24/4/2020). ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHSejumlah kendaraan melintasi tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) menuju tol Jakarta-Cikampek di Bekasi , Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Menurut data Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya sebanyak 44.550 kendaraan keluar wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ) melewati gerbang tol Cikampek Utama jelang larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pada (24/4/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pusat Pengendali Lalu Lintas Nasional (NTMC) Polri mencatat arus lalu lintas DKI Jakarta pada awal pekan lalu (18/5/2020) mengalami kepadatan. Bahkan di beberapa ruas terpantau penumpukkan kendaraan atau macet.

Padahal, saat ini Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) masih berlaku, disertai Operasi Ketupat 2020 guna mencegah masyarakat untuk melakukan kegiatan mudik di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Menanggapi hal ini, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyebut bahwa fenomena tersebut wajar adanya. Sebab, tiap awal pekan arus lalu lintas di Ibu Kota memang padat.

Baca juga: Mulai Banyak Pemudik Naik Motor, Ini Check Point di Jalur Kalimalang

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Lenteng Agung, Jakarta, Jumat (15/5/2020). Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyatakan dalam beberapa hari terakhir mulai terjadi peningkatan volume kendaraan yang diduga karena banyak perkantoran yang sudah tidak menerapkan work from home (WFH).ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Lenteng Agung, Jakarta, Jumat (15/5/2020). Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyatakan dalam beberapa hari terakhir mulai terjadi peningkatan volume kendaraan yang diduga karena banyak perkantoran yang sudah tidak menerapkan work from home (WFH).

"Memang di sejumlah ruas jalan itu juga ada (kemacetan) tadi pagi ya, karena memang Senin lebih padat dari hari-hari biasanya," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (19/5/2020).

Lagipula, lanjut dia, masih ada beberapa kantor atau temat usaha yang masih beroperasi meski dengan penyesuaian aktivitas selama pandemi dan PSBB. Polisi tidak bisa menghalangi hal tersebut, asalkan mengikuti aturan yang ada.

"Ya mungkin tempat kerjanya masih buka saya tidak mengerti kan, saya tidak bisa menghalangi orang bergerak selama mengikuti aturan yang ada, selama mematuhi aturan jalannya PSBB," ujar Sambodo.

Baca juga: Pengguna Kendaraan yang Mudik ke Jawa Timur Langsung Dites Kesehatan

Kemacetan lalu lintas terjadi di Bundaran Waru atau tepatnya di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, saat hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Pahlawan, Selasa (28/4/2020).Dok. Dishub Surabaya Kemacetan lalu lintas terjadi di Bundaran Waru atau tepatnya di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur, saat hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Pahlawan, Selasa (28/4/2020).

"Tapi patut dicatat bahwa selama masa PSBB ini, imbauan untuk tidak berpergian itu masih ada. Kita buat diskresi yang memang untuk masyarakat yang berhak (dikecualikan beraktivitas)," kata dia lagi.

Sebelumnya, salah satu petugas NTMC Polri, Widi, menyatakan sejumlah wilayah di Jakarta pada awal pekan kemarin kembali mengalami kepadatan. Salah satu wilayah yang sempat terjadi kemacetan ialah Tol Dalam Kota mengarah ke Cawang.

Pada sore hari, kemacetan sempat mengular hingga satu kilometer.

"Kemudian Tol JORR dan beberapa jalur arteri seperti Jalan Raya Pondok Indah dan Ciledug mengarah ke Cipuler juga mengalami kepadatan," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X