4 Penyebab Tenaga Motor Mendadak Ngempos

Kompas.com - 29/03/2020, 17:42 WIB
Karena praktis tak sedikit yang menyepelekan cara mengendarai skutik Foto: Wahana/IstimewaKarena praktis tak sedikit yang menyepelekan cara mengendarai skutik
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor kurang bertenaga alias ngempos membuat tidak bisa berakselerasi dengan sempurna. Sebab saat gas dipuntir motor seolah tidak bisa lari.

Venus Adha, Head of Training Center Wahana, Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta dan Tangerang mengatakan, motor ngempos biasanya disebabkan kebocoran kompresi.

Baca juga: Trik Mudah Hindari Jok Motor Dicakar Kucing

"Untuk motor ngempos, ada beberapa penyebab, pertama yaitu valve yang terlalu rapat," kata Venus kepada Kompas.com, belum lama ini.

Ring PistonFoto: Enginebasics Ring Piston

Klep yang terlalu rapat atau sebaliknya membuat mesin tidak berkerja optimal. Kalau terlalu renggang membuat suara mesin mengelitik kasar dan lambat laun dapat mengakibatkan kebocoran kompresi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain klep, kata Venus, alasan lain motor ngempos ialah piston atau ring pistonnya lemah, kualitas bahan bakar kurang bagus, dan filter udara yang kotor.

Baca juga: Cara Sederhana Ubah Tampilan Pelek Motor Jadi Lebih Kece

Ring piston yang aus membuat bercampurnya udara dan bahan bakar selama kompresi. Ring piston yang aus juga membuat oli di piston masuk ke ruang bakar.

Kerap dianggap sepele tapi pemilihan bahan bakar berpengaruh pada performa kendaraan. Baiknya dalam memilih BBM disesuaikan dengan tingkat kompresi motor. Oktan yang tepat dapat membantu pembakaran mesin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.