Ada Virus Corona, Vespa World Days Bali 2020 Lihat Situasi

Kompas.com - 19/03/2020, 18:21 WIB
Suasana Vespa World Days di Biograd Kroasia, 11-14 Juni 2015. Vespa IndonesiaSuasana Vespa World Days di Biograd Kroasia, 11-14 Juni 2015.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gathering penggemar Vespa terbesar di dunia di bawah induk organisasi Vespa World Club yaitu Vespa World Days 2020 rencananya akan digelar di Bali, Indonesia pada 23-26 Juli 2020.

Namun kini panitia sedang berkoordinasi dengan Vespa World Club apakah hajatan pertama di Indonesia itu bisa terwujud, menilik adanya kejadian luar biasa yaitu penyebaran virus covid-19 atau corona.

"Kita mencermati surat dari BNPB keadaan darurat itu hingga tanggal 29 Mei 2020. Tadi pagi kita meeting, memberi laporan kepada Vespa World Club, karena pelaksanaan Vespa World Days ini harus berkordinasi dengan mereka," kata Danny Hardjuna, pelaksana VWD 2020 kepada Kompas.com, Rabu, (18/3/2020).

Baca juga: Italia Lockdown, Suplai Suku Cadang Vespa Masih Aman

Danny mengatakan, dalam laporan tersebut, pihaknya telah menyampaikan bahwa ada keadaan darurat mengenai virus corona. Beberapa poinnya termasuk social distancing dan status darurat bencana wabah penyakit sampai 29 Mei 2020.

Berbagai komunitas Vespa datang dari seluruh dunia di Vespa World Days.Vespa Indonesia Berbagai komunitas Vespa datang dari seluruh dunia di Vespa World Days.

"Paralel juga kita laporkan berapa peserta yang daftar, dari 38 negara saat ini yang sudah mendaftar ada 26 negara. Kita juga sampaikan protokol dari pemerintah terhadap warga negara asing yang ingin masuk ke Indonesia, karena ini kan berkaitan," katanya.

Danny tidak ingin berpolemik apakah Vespa World Days Bali 2020 bakal jadi gelar atau tidak. Saat ini, dia mengatakan pihaknya akan mengikuti arahan presiden Jokowi dan pemerintah.

"Kita pedomannya itu. Kita koordinasi, di April 2020 ini kita koordinasi termasuk kepada mitra pendukung, apalagi semua perusahaan pasti menahan diri tidak mengambil keputusan kan," katanya.

Baca juga: Premier International Tak Lagi Jadi Diler Vespa

Di satu sisi, Danny berharap wabah corona bisa teratasi sesuai dengan masa bencana darurat yang ditetapkan. Karena jika hal itu terjadi maka sekiranya masih ada sekitar dua bulan sebelum hajatan Vespa terbesar di dunia itu digelar di Bali.

"Ini bisa blessing juga. Kita berharap ini reda dan mungkin vaksinnya sudah ketemu, nah ini satu awalan yang bagus. Misalkan kita tunda di tahun sama Agustus-September, ini bisa satu bendera start pertama ada kegiatan internasional di Indonesia. Tapi kita lihat dulu perkembangannya," katanya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X