Mitos atau Fakta, Kurang Tekanan Udara Bikin Ban Cepat Pecah?

Kompas.com - 28/01/2020, 11:02 WIB
Pastikan tekanan udara ban mobil sudah sesuai Pastikan tekanan udara ban mobil sudah sesuai
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Melakukan perawatan kendaran tidak hanya pada mesin, interior, dan eksterior saja. Komponen lain seperti ban juga wajib mendapatkan perawatan secara rutin.

Perawatan yang bisa dilakukan terhadap ban salah satunya adalah menjaga tekanan udara agar tetap terjaga dan sesuai yang direkomendasikan oleh pabrikan.

Hal ini untuk menjaga agar kondisi ban tetap bagus dan usia juga lebih lama. Hanya saja, kadang banyak pemilik kendaraan yang kurang peduli terhadap kondisi ini.

Seperti saat kondisi ban kekurangan udara, hanya dibiarkan tanpa dilakukan penambahan tekanan udara.

Bahkan, kendaraan tetap saja dikendarai untuk melakukan perjalanan. Padahal ban yang tekanan udaranya tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan bisa berdampak pada kondisi dari ban itu sendiri.

Bahkan, ban bisa saja mengalami pecah jika terus menerus digunakan dan dalam kecepatan tinggi.

Baca juga: Bolehkah Mencampur Nitrogen dengan Udara Biasa pada Ban?

On Vehicle Test PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal menjelaskan, ban yang dalam kondisi kekurangan udara dan terus digunakan bisa membuat mudah bocor.

“Kalau ban kempis masih dijalankan terus menerus apalagi dengan kecepatan tinggi, akan mudah terjadi kebocoran pada ban,” ujar Zulpata saat dihubungi Kompas.com, Selasa (28/1/2020).

Perhatikan isi garasi, khususnya mobil Anda. Periksa tekanan udara ban mobil Anda dan sesuaikan dengan ketentuan yang biasa diletakkan di pintu mobil. Ban dengan isi yang ideal mampu menghemat penggunaan bahan bakar.huffingtonpost.com Perhatikan isi garasi, khususnya mobil Anda. Periksa tekanan udara ban mobil Anda dan sesuaikan dengan ketentuan yang biasa diletakkan di pintu mobil. Ban dengan isi yang ideal mampu menghemat penggunaan bahan bakar.

Tidak hanya itu, Zulpata juga mengatakan, yang lebih parah ban bisa saja mengalami pecah atau pun sobek di bagian dindingnya. Hal itu terjadi karena adanya defleksi yang berlebihan pada dinding ban.

“Bahkan bisa jadi ban gampang sobek bagian dindingnya, akibat defleksi yang berlebihan pada dinding samping ban, penyebabnya ban kurang udara tadi,” katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X