Ragam Kesalahan Newbie saat Baru Bisa Nyetir Mobil

Kompas.com - 27/01/2020, 11:22 WIB
Ilustrasi wanita berkendara carlogosblog.comIlustrasi wanita berkendara

JAKARTA, KOMPAS.com - Tingginya mobilitas di Jakarta, seakan menjadi salah satu alasan masyarakat untuk dapat mengendarai mobil secara mahir.

Tetapi perlu di ingat, menyetir mobil memerlukan kemampuan yang tinggi agar aman dan nyaman saat berkendara, apalagi bagi mereka yang memilih untuk mengendarai mobil manual.

Melakukan sejumlah kesalahan seakan menjadi hal yang lazim bagi pengemudi pemula. Namun ada hal yang harus diperhatikan agar tidak mengakibatkan kesalahan yang fatal.

Baca juga: Hati-hati, Transmisi Matik Bisa Rusak Karena Girboks Rembes

Terkait hal ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana angkat bicara. Menurut Sony kesalahan pengemudi pemula adalah kurangnya pemahaman tentang kendaraan dan operasional.

.GETTYIMAGES/Ryan McVay .

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengemudi pemula biasanya melakukan injak pedal tidak lembut, sering slip pedal gas dan kopling (untuk mobil manual). Sehingga kendaraan bergerak tersendat bahkan terkadang responnya lama," jelas Sony kepada Kompas.com, Senin (27/01/2020).

Baca juga: Cerita Kobe Bryant yang Cinta dengan Supercar Italia

Sony melanjutkan, hal yang paling berbahaya saat pengereman, biasanya terjadi pada mobil matik.

"Pengemudi sering melakukan pengereman mendadak. Ini kerap terjadi pada mobil matik," lanjut Sony.

Pengemudi pemula juga kurang sensitif dalam membaca putaran mesin (RPM). Hal ini membuat perpindahan gear di RPM tinggi atau tidak konsisten, yang bisa berefek pada konsumsi bahan bakar.

Menurut Sony, kesalahan yang paling awam dilakukan oleh pengemudi pemula adalah menentukan posisi kendaraan dan ruang imajiner di depan jalan yang belum akurat, sehingga sering menyerempet sesuatu yang ada di dekat mobil.

Baca juga: Perdebatan Tuas Tranmisi Mobil Matik di D atau di N saat Berhenti

“Ini karena kondisi jalan raya sangat berbeda dengan track saat latihan, jadi ketika dihadapkan dengan kondisi tersebut tidak sedikit yang merasa panik. Hal ini otomatis akan membuat pengemudi mudah untuk melakukan kesalahan,” ujar Sony.

Sony juga menambahkan, pengemudi pemula tidak boleh meremehkan fungsi safety belt, dan harus menggunakan sabuk pengaman saat ini berkendara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.