Cara Akali Suspensi Suzuki Jimny yang Keras

Kompas.com - 19/01/2020, 14:44 WIB
jimny sj410 restorasi MMC Kompas.com/Fathan Radityasanijimny sj410 restorasi MMC

JAKARTA, KOMPAS.com – Suzuki Jimny merupakan mobil model Sport Utility Vehicle (SUV) yang didesain untuk melewati jalanan off road, heavy duty, dan bukan untuk kenyamanan.

Namun bila dimodifikasi dengan cara yang salah, bisa menyebabkan bantingan suspensi Jimny semakin tidak manusiawi.

Dennis Emmanuel, pemilik dari bengkel modifikasi dan restorasi Jimny MMC 4X4 di Jakarta Selatan mengatakan kalau dibandingkan SUV lain, bantingan dari suspensi standar Jimny tidak begitu keras.

“Suspensi asli Jimny itu tidak terlalu keras sebenarnya. Hanya saja banyak orang yang melakukan modifikasi per daun dengan cara yang salah kaprah, bahkan sudah menjadi hal yang umum. Yaitu dengan meng-press atau roll per agar mobil jadi tinggi,” kata Dennis kepada Kompas.com, Minggu (19/1/2020).

Baca juga: Tips Anti-Kantong Jebol buat yang Ingin Bangun Suzuki Jimny

upgrade suspensi jimnyKompas.com/Fathan Radityasani upgrade suspensi jimny

Kesalahan modifikasi tersebut yang menjadi umum dan membuat Jimny terkenal akan suspensinya yang keras. Melakukan press atau roll per membuat kekauan per/spring rate menjadi kacau dan mengubah rasa berkendara Jimny.

Baca juga: Suzuki Jimny SJ410, Investasi yang Enggak Turun Harga

Per daun yang di press atau roll itu spring rate nya otomatis akan ngawur dan fleksibilitas mobilnya jadi hancur. Akibatnya bantingan mobil jadi keras, travel suspensinya kaku, tidak stabil, limbung. Jadi dari kesalahan modifikasi tersebut banyak kerugian yang sebenarnya bukan salah dari Jimny,” ucap Dennis.

Dennis menambahkan, dengan modifikasi yang sesuai aturan dan baik, suspensi Jimny bisa dibuat lebih nyaman dibandingkan standarnya.

Semua harus dihitung secara teliti dan tidak bisa dikira-kira. Satu cara menaikan tinggi kendaraan yang benar adalah dengan cara Spring Over Axle System (SPOA). Cara tersebut dengan memindahkan per daun dari bawah gardan, ke atas gardan mobil.

"Dudukan per daun yang standarnya ada di bawah gardan, dibuat yang baru pada bagian atas gardan. Jadi per daun posisinya berada di atas gardan mobil. Cara SPOA bisa menambah tinggi mobil sebanyak 4-6,5 inci," ucap Dennis.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X