Tips Anti-Kantong Jebol buat yang Ingin Bangun Suzuki Jimny

Kompas.com - 19/01/2020, 09:46 WIB
floor deck jimny Kompas.com/Fathan Radityasanifloor deck jimny

JAKARTA, KOMPAS.com – Suzuki Jimny adalah mobil Sport Utility Vehicle (SUV) yang banyak diminati bagi penyuka Off Road. Jimny terkenal memiliki mesin yang kuat dengan harga yang masih bisa dibilang murah.

Namun karena Jimny merupakan mobil yang sudah cukup tua, harus memperhatikan bagian-bagian tertentu sebelum meminang mobil ini.

Dennis Emmanuel, pemilik dari MMC 4X4 bengkel modifikasi dan restorasi Jimny di Jakarta Selatan memberikan tips untuk memilih mobil Jimny generasi ke dua yang ingin dimodifikasi atau restorasi.

Baca juga: Lebih Baik Tunggu Inden atau Mulai Restorasi Jimny Retro?

bagian lis plang jimny yang berkaratKompas.com/Fathan Radityasani bagian lis plang jimny yang berkarat

“Pastikan bodi Jimny bebas dari karat atau keropos. Karena lebih mudah memperbaiki bagian mesin dibanding bagian bodi, kalau bagian bodi lebih sulit untuk dikerjakan,” ucap Dennis kepada Kompas.com, Sabtu (18/1/2020).

Dennis juga menyampaikan kalau bisa cari mobil yang semuda mungkin. Lebih bagus lagi yang tidak perlu mengerjakan bodi sama sekali. Jadi budget bisa ditekan dan langsung fokus pada aksesoris-aksesoris yang ingin ditambah ke mobil.

“Mobil yang semakin muda, potensi karat atau keroposnya juga semakin minim. Jadi tidak perlu mengerjakan bagian bodi dan tidak perlu cat ulang. Tentunya akan mengurangi budget dari restorasi mobil,” ujar Dennis.

Baca juga: Gaya USDM Jimny untuk Dipakai Harian

bagian bawah jendela jimnyKompas.com/Fathan Radityasani bagian bawah jendela jimny

Kalau terpaksa membeli Jimny generasi ke dua yang lumaya tua, perhatikan bagian-bagian over fender, floor deck, dan lis plang.

“Area yang rawan karat pada Jimny generasi ke dua ada di bagian over fender, floor deck, dan lis plang. Ada juga kasus pada bagian belakang dekat bemper yang retak dan berkarat. Pada bagian bawah kaca depan juga bisa berkarat karena areanya yang rata dan air mudah menggenang,” kata Dennis.

Selain bagian-bagian tersebut, Agung Widiatmoko, pemilik dari Jimny generasi ke dua menambahkan pada bagian talang air belakang dan di bagian bawah jendela belakang.

“Kalau habis hujan langsung dilap bagian talang air belakang dan jendela belakang. Di talang air belakang, air akan berkumpul di situ, jadi lebih mudah berkarat. Kalau di bawah jendela belakang juga rawan karena bentuknya yang rata,” kata Agung.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X