Mobil Terendam Banjir, Servis di Dealer Honda Mulai Rp 800.000-an

Kompas.com - 08/01/2020, 07:22 WIB
Sejumlah warga mengevakuasi barang berharga di rumah mereka yang sempat terendam banjir di kawasan Pondok Gede Permai, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis(2/1/2020). Banjir di kawasan tersebut, merupakan banjir terparah di wilayah Bekasi. KOMPAS.com/M ZAENUDDINSejumlah warga mengevakuasi barang berharga di rumah mereka yang sempat terendam banjir di kawasan Pondok Gede Permai, Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis(2/1/2020). Banjir di kawasan tersebut, merupakan banjir terparah di wilayah Bekasi.

JAKARTA, KOMPAS.com – Sejumlah bengkel resmi mulai merasakan dampak banjir Jakarta yang terjadi pada awal 2020. Salah satunya dealer Honda yang mulai kedatangan konsumen karena mengalami masalah pada mobilnya.

Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, mengatakan, pihaknya sudah menerima konsumen yang terdampak banjir sejak beberapa hari yang lalu.

“Per hari ini jam 12 siang sudah ada 741 unit mobil Honda yang masuk ke bengkel resmi kami untuk perbaikan. Dealer kami sudah menyiapkan paket jasa servis, dan kami juga berusaha menyediakan spare parts secepat mungkin,” ujarnya kepada Kompas.com (7/1/2020).

Baca juga: Ini Kerusakan Mobil Paling Banyak Akibat Banjir Jakarta

Layanan bengkel Honda.Donny Apriliananda Layanan bengkel Honda.

Sementara itu, menurut Denny Sulistyo, Kepala Bengkel Honda Jakarta Center di Jakarta Pusat, mengatakan, mobil yang terkena banjir bakal dikategorikan dalam beberapa level.

“Level satu cuma kena banjir setengah ban. Di level satu ini, biasanya yang bermasalah sektor pengereman dan kelistrikan saja. Biaya jasanya sekitar Rp 800.000-an, belum termasuk penggantian komponen jika dibutuhkan” ucapnya kepada Kompas.com belum lama ini

Denny mengatakan, dalam kondisi ringan seperti pada pengecekan level satu, efek banjir pada mobil hanya mengenai bagian eksterior saja, sementara interiornya masih aman.

Baca juga: Coating Interior Mobil Diklaim Bisa Minimalisir Kerugian Akibat Banjir

Luapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafiie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014)Kompas-Agus Susanto Luapan Kali Ciliwung memutus jalur kendaraan di Jalan KH Abdullah Syafiie, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014)

“Kalau level dua, air sudah masuk sampai interior atau dek. Artinya karpet kerendem, jok basah, dan harus dibongkar semua supaya bisa dikeringkan. Biayanya sekitar Rp 2 jutaan, termasuk pengecekan seperti pada level satu,” katanya.

Sedangkan untuk pengecekan level tiga, menurut Denny biayanya bisa mencapai Rp 5 jutaan. Pengecekan dilakukan menyeluruh baik dari sisi eksterior, interior, dan mesin.

“Semua akan kami lihat, termasuk mesin. Biasanya kalau mesin kemasukan air, perlu turun setengah mesin, nanti termasuk overhaul. Kalau sampai kena water hammer harus turun semua, biayanya tambah sekitar Rp 5 jutaan lagi, belum termasuk penggantian komponen,” ucap Denny.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X