Persimpangan Jalan, Turuti Polisi atau Lampu Merah?

Kompas.com - 31/12/2019, 17:00 WIB
Petugas polisi lalu lintas mengatur jalan raya Alsadad RudiPetugas polisi lalu lintas mengatur jalan raya
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam berkendara sering terjadi pengecualian di jalan raya yang dilakukan oleh polisi. Misalnya saat di persimpangan, polisi memberikan instruksi berhenti padahal sedang lampu hijau atau sebaliknya.

Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu menjelaskan, jika ada situasi seperti itu maka pengemudi mobil atau pengendara sepeda motor harus mengikuti arahan polisi.

Baca juga: 5 Jurus Bikin Touring Menggunakan Mobil Berjalan Lancar

"Dalam hal itu polisi menggunakan hak diskresinya untuk mengatur lalu lintas yang dianggapnya lebih bermanfaat. Hal itu pun sudah diatur oleh UU, karenanya kita ikuti," kata Jusri kepada Kompas.com, Selasa (31/12/2019).

Disebutkan, perintah yang dilakukan oleh polisi tersebut dinamakan hak diskresi. Dalam implementasinya diskresi dilakukan atas penilaian pribadi dengan pertimbangan pada kepentingan umum.

Kapolsek Weleri Kendal, AKP. Abdullah Umar, saat mengatur jalan sambil berjoget.KOMPAS.com/Slamet Priyatin Kapolsek Weleri Kendal, AKP. Abdullah Umar, saat mengatur jalan sambil berjoget.

Hal ini tertuang pada Pengaturan Lalu Lintas Dalam Keadaan Tertentu, sebagaimana terdapat dalam Pasal 1 angka 10 Peraturan Kapolri No. 10 Tahun 2012 tentang Pengaturan Lalu Lintas dalam Keadaan Tertentu dan Penggunaan Jalan Selain Untuk Kegiatan Lalu Lintas (“Perkapolri 10/2012”):

“Pengaturan Lalu Lintas Dalam Keadaan Tertentu adalah tindakan petugas dalam hal mengatur lalu lintas di jalan dengan menggunakan gerakan tangan, isyarat bunyi, isyarat cahaya dan alat bantu lainnya dalam keadaan tertentu.”

Menurut Pasal 4 ayat (1) huruf g Perkapolri 10/2012, pengaturan lalu lintas dalam keadaan tertentu dilakukan pada saat sistem lalu lintas tidak berfungsi untuk kelancaran Lalu Lintas, karena ada situasi darurat, seperti:

a. perubahan lalu lintas secara tiba-tiba atau situasional;

b. adanya pengguna jalan yang diprioritaskan;

c. adanya pekerjaan jalan;

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X