Sejarah Triumph T100

Kompas.com - 27/12/2019, 08:02 WIB
Triumph T100 Oni FaristiwaTriumph T100

JAKARTA, KOMPAS.com - Redaksi kembali menghadirkan foto sepeda motor spesial (collectible item) dalam bentuk ilustrasi karya Oni Faristiwa. Liputan karya seni ini hadir reguler setiap Jumat, di kanal otomotif Kompas.com.

Kali ini, pada pekan ke-36 awak redaksi menghadirkan ilustrasi motor legendaris Triumph Tiger 100 ( T100). Motor asal Inggris dengan desain klasik yang tetap cantik meski sudah berusia puluhan tahun.

T100 pertama kali meluncur pada 1939, kiprahnya tak lama sebab pada 1940 pabrik Triumph hancur terkena bom Jerman pada Perang Dunia II. Produksi T100 kemudian berlanjut pada 1946 setelah Triumph memugar pabrik sampai disuntik mati pada 1973.

Triumph T100Foto: Yesterdays NL Triumph T100

Baca juga: Yamaha XS650 Bukti Kejeniusan Pabrikan Jepang

T100 lahir pada Maret 1939 dan merupakan pengembangan dari model sebelumnya yaitu Triumph Speed Twin. Sang perancang, Edward Turner, membuat T100 karena mengembangkan mesin twin-silinder baru dengan performa lebih baik.

Angka 100 pada T100 merujuk pada kecepatan maksimum yang berusaha diraih yaitu 100 mph. Mesin baru ini juga diklaim lebih ringan dan bertenaga dari Speed Twin, cocok bagi para pengendara yang suka kecepatan.

Perubahan teknis pada Speed Twin yaitu penggunaan piston alloy yang saat itu merupakan teknologi sangat baru di zamannya. Silinder T100 dibuat dengan cara pengecoran tunggal dengan jumlah delapan kancing, sedangkan Speed Twin hanya enam.

Triumph T100Foto: Pinterest Triumph T100

Saat meluncur T100 dibanderol 5 poundsterling lebih mahal dari Speed Twin. Motor dibekali sasis rigid dan jok tunggal terpisah serta suspensi depan model girder. Bodinya dilabur warna silver dengan aksen striping hitam.

Baca juga: BSA C12 Motor Entry Level Inggris yang Menawan

Dengan keunggulan dinding silinder dan piston lebih kuat, T100 langsung dijajal touring ketahanan menempuh 2.900 km dari John o'Groats ke Land's End di Cornwall, Inggris. Motor juga juga ikut balap ketahanan di Sirkuit Brookslands selama enam jam.

Triumph Daytona Triumph Daytona

T100 generasi kedua lahir setelah perang usai pada 1946. Kemunculan barunya dibekali sejumlah komponen anyar, salah satunya ialah suspensi depan sudah teleskopik. Kemudian pada 1954 Triumph membekali suspensi belakang dengan lengan ayun pertama.

Mulai 1960, Triumph melebarkan model T100 dan meluncurkan T100A, T100SS, T10C serta T100R. Beberapa model sengaja dibuat untuk ekspansi ke pasar Amerika Serikat, yang mana puncaknya ialah varian Daytona.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X