Batas Maksimal Tinggi Mobil yang Boleh Melintas Jalan Tol Layang Japek

Kompas.com - 18/12/2019, 07:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek atau Tol Jakarta-Cikampek II Elevated sudah resmi beroperasi. Tol ini memiliki panjang 36,4 kilometer yang menghubungkan Cikunir hingga Karawang Barat.

Tol Layang Jakarta-Cikampek ini hanya diperuntukkan untuk kendaraan kecil. Mobil besar dan berat harus melewati jalan tol bagian bawah atau tol eksisting yang sudah digunakan sebelumnya.

Baca juga: Mau Melintas di Tol Layang Jakarta-Cikampek, Perhatikan Hal Ini

Meski tujuannya untuk kendaraan kecil seperti sedan, MPV dan SUV, namun pengguna mobil juga mesti memperhatikan lagi tinggi dari mobilnya, terutama jika memakai roof rack atau bagasi tambahan di atas atap mobil.

Tol layang Jakarta-Cikampek KOMPAS.com/Gilang Tol layang Jakarta-Cikampek

Baca juga: Tanggapan Pengusaha Bus soal Tol Layang Khusus Kendaraan Pribadi

Pasalnya tinggi pintu masuk Tol Layang Jakarta-Cikampek cukup pendek, yakni hanya 2,1 meter.

Tujuannya seperti disebutkan di atas, agar tol layang terpanjang di Indonesia itu hanya bisa dilalui kendaraan atau mobil kecil.

Tinggi 2,1 meter mungkin tidak masalah untuk mobil sedan, tapi bisa jadi bermasalah untuk MPV dan SUV yang bertubuh jangkung.

Apalagi yang sudah mengganti ban lebih besar dan memakai roof rack, bukan tak mungkin tinggi mobil menjadi lebih dari 2,1 meter.

Contohnya seperti yang KOMPAS.com temui saat melakukan tes berkendara di tol layang, Selasa (17/12/2019). Mitsubishi Xpander dengan roof rack saja harus berhati-hati mengukur tinggi kendaraannya.

Tol Layang Jakarta-Cikampek Tol Layang Jakarta-Cikampek

Tol Layang Jakarta-Cikampek ini tidak memiliki gerbang masuk dan keluar di tengah jalan. Sebab, jalan tol ini hanya diperuntukkan pengguna jalan jarak jauh, seperti dari Jakarta ke Bandung atau kota-kota di Jawa Tengah, hingga Timur.

Oleh karena itu, masyarakat yang ingin keluar di Tambun, Cikarang, dan Rengasdengklok tidak bisa melewati jalan layang ini.

Selain itu, pemerintah juga membatasi kecepatan maksimal berkendara, yaitu hanya 80 kpj saja, demi keamanan dan keselamatan bersama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.