Sepeda Motor Dilarang Masuk Jalan Tol, Begini Alasannya

Kompas.com - 13/12/2019, 08:42 WIB
Pelat nomor motor KOMPAS.com/GilangPelat nomor motor

,

JAKARTA, KOMPAS.comJalan tol merupakan jalan bebas hambatan yang dapat memangkas waktu perjalanan dari satu titik ke titik lainnya. Namun, di Indonesia, jalan bebas hambatan ini hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda empat atau lebih.

Sepeda motor maupun kendaraan roda tiga, dilarang melintas di jalan tol. Karakteristik jalan tol diperuntukkan bagi kendaraan roda empat atau lebih dengan rata-rata kecepatan yang konstan membuat jalan tol kurang efektif bagi pengendara sepeda motor.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, larangan sepeda motor memasuki jalan tol diatur dalam Peraturan Pemerintah No 44 Tahun 2009 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No 15 tahun 2005 Pasal 38 tentang jalan tol.

Baca juga: Jangan Tutup Baret dengan Stiker Terlalu Lama

Merujuk data atrbpn.go.id, Peraturan Pemerintah No 15 Tahun 2005 Pasal 38 menjelaskan:

   1. Jalan tol diperuntukkan bagi pengguna yang menggunakan kendaraan
       bermotor roda empat atau lebih.

       1a. Pada jalan tol dapat dilengkapi dengan jalur jalan tol khusus bagi kendaraan
             bermotor roda dua yang secara fisik terpisah dari jalur jalan tol yang
              diperuntukkan bagi kendaraan bermotor roda empat atau lebih.

   2. Kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikelompokkan
       berdasarkan jenis angkutan dan tonasenya.

   3. Ketentuan lebih lanjut mengenai kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud
       pada ayat (1) dan ayat (1a) ditetapkan oleh Menteri.

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), ketika dihubungi otomotif Kompas.com, mengatakan, jelas jalan tol diperuntukkan bagi kendaran roda empat atau lebih.

Tangkapan layar dari sebuah video yang memperlihatkan pengendara sepeda motor memasuki jalan tol Jakarta-Cikampek.Instagram/@onlinebekasi Tangkapan layar dari sebuah video yang memperlihatkan pengendara sepeda motor memasuki jalan tol Jakarta-Cikampek.

“Dengan kecepatan kendaraan di jalan tol yang relatif konstan dan tinggi, momentum yang dihasilkan oleh kendaraan juga lebih tinggi, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X