Pabrik Datsun Diubah Jadi Produksi Mesin Livina dan Xpander

Kompas.com - 25/11/2019, 07:12 WIB
All New Nissan Livina KOMPAS.com / Aditya MaulanaAll New Nissan Livina

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Nissan Motor Indonesia (NMI) bermiat mengubah strategi bisnisnya demi mencapai skala ekonomi yang lebih baik mulai tahun depan.

Menurut Kementerian Perindustrian ( Kemenperin), satu dari dua fasilitas pabrik NMI akan fokus melakukan lokalisasi dan pendalaman komponen mesin Livina dan Xpander. Dampaknya, Nissan tidak akan lagi memproduksi merek Datsun di Indonesia.

"Nissan akan menghentikan produksi Datsun Go dan Datsun Go+ pada Januari 2020. Selanjutnya, Nissan akan fokus melakukan lokalisasi dan pendalaman komponen utama berupa mesin Livina bersama Xpander," kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin Putu Juli Ardika, kepada Kompas.com, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Baca juga: Laba Nissan Anjlok Hingga 70 Persen

Mitsubishi resmi memperkenalkan Xpander CrossKompas.com Mitsubishi resmi memperkenalkan Xpander Cross

Selain itu, Nissan juga dikabarkan akan melakukan pengembangan kendaraan dengan teknologi elektrifikasi dan e-Power di dalam negeri. Studi untuk proyek ini akan melibatkan fasilitas salah satu pabrik NMI yang berada di Jawa Barat.

"Nissan tetap berkomitmen melanjutkan proses manufaktur di Indonesia dengan strategi baru tersebut," ujar dia.

Mesin All New Nissan Livina yang sama dengan XpanderAditya Maulana/Kompas.com Mesin All New Nissan Livina yang sama dengan Xpander

Sebelumnya, Head of Communication PT NMI menjelaskan bahwa, seperti yang diumumkan oleh Chief Executive Mitsubishi Motor Corporation Osamu Masuko, Nissan akan merakit mesin Xpander yang memiliki kubikasi 1.500 cc pada 2020.

"Tetapi secara jumlah belum bisa kita informasikan, tapi akan diproduksi di pabrik kami yang berada di Purwakarta, Jawa Barat," katanya saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Langkah ini merupakan wujud nyata kolaborasi di Indonesia antara Mitsubishi dan Nissan yang sudah tergabung dalam aliansi bersama Renault. Masuko berharap, melalui kerja sama ini baik Nissan maupun Mitsubishi bisa semakin kuat di pasar tanah air.

Pabrik Nissan Sunderland, Inggris.Nissaninsider.co.uk Pabrik Nissan Sunderland, Inggris.

Dirinya juga menjelaskan, investasi produksi mesin itu dilakukan oleh Nissan, bukan Mitsubishi. Kapasitas produksi mesin ditetapkan 160.000 unit per tahun.

Melalui perakitan mesin Xpander, nantinya kandungan lokal mobil keluarga andalan Mitsubishi itu meningkat menjadi 80 persen.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X