Banyak Gran Max Modifikasi di Daihatsu Dress Up Challenge 2019

Kompas.com - 23/11/2019, 18:01 WIB
 Gran Max banyak dipilih modifikator dalam ajang Daihatsu Dress Up Challenge 2019 KOMPAS.com/Dio Gran Max banyak dipilih modifikator dalam ajang Daihatsu Dress Up Challenge 2019
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Dalam ajang kontes otomotif, umumnya mobil-mobil berjenis sedan atau sport banyak dipilih modifikator.

Hal berbeda terjadi pada gelaran Daihatsu Dress Up Challenge (DDC) 2019. Tahun ini justru Granx Max atau Luxio yang banyak tampil.

Dari sekian banyak model, rupanya model pikap atau minibus dari Gran Max maupun Luxio lebih dipilih modifikator untuk menuangkan ide modifikasi mereka.

Reza Aliwarga, CEO PT HIN Promosindo, yang jadi salah satu juri ajang DDC 2019, mengatakan bahwa dari sekitar 600 peserta di babak final ini, sekitar 30 sampai 40 persennya merupakan Gran Max dan Luxio.

Baca juga: Babak Final Daihatsu Dress Up Challenge Digelar di Jakarta

Babak Final Daihatsu Dress Up Challenge 2019 kembali digelar di JakartaKOMPAS.com/Dio Babak Final Daihatsu Dress Up Challenge 2019 kembali digelar di Jakarta

“Mungkin karena penjualannya juga banyak, atau mungkin dia cuma punya mobil itu. Ya kan kita modif dari apa yang kita punya. Bisa juga dari harganya yang affordable untuk semua orang,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (23/11/2019).

Ia menambahkan, Gran Max atau Luxio yang dimodifikasi tak hanya banyak dijumpai di Jakarta saja. Tapi dari kota-kota yang sudah dikunjungi DDC 2019, cukup banyak yang menggarap mobil ini.

“Orang pikir mobil itu buat usaha, padahal di klub-klub banyak peserta modifnya. Jadi dari kota Surabaya, Jogja, sampai final di Jakarta ada banyak Gran Max dimodif,” ucap Reza.

Baca juga: Raize Kembaran Daihatsu Rocky Mau Dijual di Indonesia, Ini Kata Toyota

Daihatsu Dress Up Challenge 2019 siapkan total hadiah hingga ratusan juta rupiahKOMPAS.com/Dio Daihatsu Dress Up Challenge 2019 siapkan total hadiah hingga ratusan juta rupiah

“Alirannya macam-macam, ada yang fitment, stance, racing, ada yang elegan, tergantung selera masing-masing orang. Jadi memang modifikasi ini tidak hanya untuk mobil sedan, atau sport, tapi Gran Max pun bisa dimodif,” katanya.

Sementara itu Rudy Ardiman, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor, mengatakan bahwa lewat ajang ini pihaknya ingin mengkomunikasikan bahwa mobil Daihatsu mudah untuk dimodifikasi.

“Sekarang itu kan orang lebih menonjolkan identitas ya, ini jadi salah satu ajang buat mereka, bahwa mobil saya ini cuma satu-satunya di Indonesia,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Baca juga: Daihatsu Respons Positif Penerapan Jalan Berbayar di Jakarta

Daihatsu Gran Max banyak dipilih modifikator karena alasan terjangkau oleh semua kalangan.KOMPAS.com/Dio Daihatsu Gran Max banyak dipilih modifikator karena alasan terjangkau oleh semua kalangan.

Mengenai dipilihnya Gran Max dibanding model Daihatsu lainnya, menurut Rudi dikembalikan ke kreatifitas dan inisiatif para modifikator. Sebab syarat mengikuti ajang ini tidak dibatasi berdasarkan tipe mobil, melainkan semua boleh ikut asalkan mereknya Daihatsu.

“Bukan enggak ada (model lain), tapi pemilik Sigra atau Xenia lebih ke family car, first car buyer, mungkin kalau dimodifikasi jadi kurang nyaman mobilnya untuk keluarga,” ucap Rudy.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X