BMW Santai Tanggapi Kenaikan BBN-KB di Jakarta

Kompas.com - 13/11/2019, 07:22 WIB
Mobil BMW M4 Competition terlihat saat diluncurkan di Jakarta, Selasa (12/11/2019). M4 Competition hanya 2 unit di Indonesia dengan warna Frozen Red dan Frozen black, dibuka dengan harga Rp 2,349 milyar Off-the road. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGMobil BMW M4 Competition terlihat saat diluncurkan di Jakarta, Selasa (12/11/2019). M4 Competition hanya 2 unit di Indonesia dengan warna Frozen Red dan Frozen black, dibuka dengan harga Rp 2,349 milyar Off-the road.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI resmi menaikan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ( BBN-KB) menjadi 12,5 persen. Regulasi ini sudah tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) No 6 Tahun 2019 yang efektif berlaku pada 11 Desember mendatang.

Hal tersebut mendapat tanggapan dari beragam agen pemegang merek (APM). Beberapa diantaranya sangat menyayangkan bila keputusan tersebut diterapkan jelang akhir tahun, apalagi dalam kondisi pasar otomotif yang sedang lesu.

Namun demikian, BMW Group Indonesia justru menggaku adanya kenaikan tarif BBN-KB menjadi 12,5 persen, tidak akan memberikan dampak signifikan bagi penjualan produk premium.

Baca juga: Pajak BBN-KB Jakarta Naik, Toyota Sebut Momennya Tak Tepat

"Secara dampak pasti ada, tapi tidak akan signifikan mengingat kami ini kan brand premium, dari segi pasar juga cukup niche. Pasarnya lebih karena fans, bukan hanya untuk kendaraan fungsional seperti kendaraan (merek) lainnya," ujar Jodie kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Pameran BMW di Plaza Senayan Pameran BMW di Plaza Senayan

Lebih lanjut Jodie menjelaskan sebenarnya masalah kenaikan harga menjadi hal yang biasa. Selain BBN-KB, hampir setiap tahun bila diperhatikan pada umumnya pasti akan ada revisi harga yang dilakukan pemegang merek.

Ketika ditanya apakah akan mempengaruhi penjualan di akhir tahun, Jodie pun hanya memberikan komentara bila hal tersebut hanya akan memberikan dampak yang minim bagi penjualannya.

Baca juga: BBN-KB DKI Jakarta Naik, Wuling Pilih Pasrah

Sementara itu, Vice President Sales BMW Indonesia Bayu Riyanto, menjelaskan pada dasarnya kenaikan BBN-KB secara pengaruh lebih ke harga akhir yang jatuh ke konsumen, lantaran BMW selalu merilis produk dengan banderol off the road.

Mobil New BMW X1, Sport Utility Vehicle (SUV) terlihat saat diluncurkan di Jakarta, Jumat (1/11/2019). BMW X1 facelift hadir dengan satu varian yaitu X1sDrive18i xLine. Mobil ini sudah dirakit secara lokal di fasilitas BMW Production Network 2, Gaya Motor, Sunter, Jakarta Utara dan dibanderol Rp739.000.000 off the road.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Mobil New BMW X1, Sport Utility Vehicle (SUV) terlihat saat diluncurkan di Jakarta, Jumat (1/11/2019). BMW X1 facelift hadir dengan satu varian yaitu X1sDrive18i xLine. Mobil ini sudah dirakit secara lokal di fasilitas BMW Production Network 2, Gaya Motor, Sunter, Jakarta Utara dan dibanderol Rp739.000.000 off the road.

"Harga kita selalu off the road dan akhirnya memang ditanggung konsumen. Namun kami sudah mengantisipasi, artinya sejak rumor soal kenaikan tersebut ada, diler kami sudah komunikasi dengan konsumen bahwa mereka akan menanggung BBN sekian, dengan demikian konsumen tidak terlalu kaget," ucap Bayu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X