Ikuti Langkah Ini Ketika Membeli Motor Bekas

Kompas.com - 18/10/2019, 15:12 WIB
sepedaa motor yang dijajakan di Bursa Motor Bekas, Jalan Langsat, Koja, Jakarta Utara KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIsepedaa motor yang dijajakan di Bursa Motor Bekas, Jalan Langsat, Koja, Jakarta Utara

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor bekas merupakan salah satu alternatif untuk mendapatkan kendaraan roda dua dengan harga murah dan cepat. Pilihannya pun beragam, tak kalah dengan motor-motor baru.

Kendati demikian, membeli motor bekas tidak bisa sembarangan, apalagi jika usia motor sudah tidak muda lagi. Calon konsumen harus benar-benar memperhatikan segala aspek termasuk kisaran biaya servis motor.

Kepada Kompas.com, Endro Sutarno, Technical Service Divison PT Astra Honda Motor (AHM) mengungkapkan hal-hal yang perlu diperhatikan untuk membeli motor bekas tahun tua. Salah satunya memastikan rangka motor tidak keropos.

Baca juga: Pilihan Skutik Bekas Murah Rp 5 Jutaan

Motor tahun tua yang kondisinya masih orisinil masih banyak dicari.Donny Dwisatryo Priyantoro Motor tahun tua yang kondisinya masih orisinil masih banyak dicari.

"Lihat frame body atau rangka sudah berkarat atau tidak, seberapa kropos. Bagian paling bahaya itu di steering steel. Kalau sudah ingin kropos, lebih baik dihindari," katanya saat dihubungi, Jakarta, Jumat (18/10/2019).

"Lalu secara detail lihat juga frame tersebut sudah di las atau tidak. Mudah sekali membedakan las pabrikan dengan yang dilakukan sendiri. Ketika disentuh akan terasa kasar dan kurang rapih, bunyi pun lebih pipih biasanya," ujar Endro.

Baca juga: 5 Daftar Motor Bebek Bekas di Bawah Rp 5 Juta

Salah satu motor bebek Honda yang sedang diservis di salah satu bengkel AHASS di Depok, Rabu (16/1/2018).KompasOtomotif/Alsadad Rudi Salah satu motor bebek Honda yang sedang diservis di salah satu bengkel AHASS di Depok, Rabu (16/1/2018).

Setelah itu, coba kendarai sendiri motor tersebut beberapa meter guna memastikan mesin dan performanya. Motor yang mesinnya bermasalah, kata Endro, biasanya ada bunyi tidak wajar. Cara lain, bisa juga dengan menutup lubang knalpot.

"Bagian elektrik juga tidak kalah penting. Pastikan semua hidup. Jangan terkecoh dengan speedometer motor dan harga yang murah," katanya.

Bila kurang yakin, bisa juga membawa motor tersebut ke bengkel resmi pabrikan yang bersangkutan untuk dilakukan pengecekan menyeluruh.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X