Toyota Fortuner Jadi Mobil Polisi, Siap Dikirim ke Bahrain

Kompas.com - 16/10/2019, 15:08 WIB
Toyota Fortuner Patrol Car KOMPAS.com/GilangToyota Fortuner Patrol Car
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Toyota sedang menjajaki pasar ekspor Toyota Fortuner yang diubah untuk keperluan mobil patroli keamanan, atau Patrol Car untuk wilayah Timur Tengah khususnya Bahrain.

Erwin Simanjuntak, Deputy GM Product Business Management Division, Toyota Motor Manufacturing Indonesia ( TMMIN), mengatakan, penjajakan mobil konversi ini merupakan hasil dari survei yang dilakukan oleh Toyota.

Baca juga: Diskon Puluhan Juta Rupiah, Penjualan Sienta dan Fortuner Anjlok

Toyota Fortuner Patrol Car KOMPAS.com/Gilang Toyota Fortuner Patrol Car

"Kita sedang penjajakan ada permintaan dari Timur Tengah yakni dari Bahrain, kita sedang jajaki spesifikasinya, mudah-mudahan kita bisa ekspor," kata Erwin yang ditemui di Tangerang, Rabu (16/10/2019).

Untuk pengiriman awal, Erwin mengatakan, pihaknya berharap dapat mengirimkan 50 unit Fortuner Patrol Car ke Bahrain. Adapun sebelumnya, TMMIN sudah mengekspor Fortuner edisi standar ke Bahrain.

Toyota Fortuner Patrol Car KOMPAS.com/Gilang Toyota Fortuner Patrol Car

"Ini kan bentuk mobil konversi, dan salah satunya bentuk Patrol Car untuk di Bahrain. Tapi sebetulnya untuk Fortuner sendiri sudah kita ekspor ke Bahrain sebagai CBU. Jadi ini tinggal konversinya," katanya.

Baca juga: Beli Sienta dan Fortuner, Langsung Bawa Pulang PCX 150

Perbedaan
Adapun Fortuner Patrol Car ini memiliki 11 komponen tambahan dari Fortuner biasa. Erwin mengatakan, semua tambahan komponen untuk mobil patroli tersebut disediakan langsung oleh TMMIN.

Sebelas item tersebut yaitu, light bar and sirine, stiker patroli keamanan, recovery kit, radio communication, antena, partisi (jaring pemisah), kamera dan DVR, monitor, P3K, dan lampu tembak.

Toyota Fortuner Patrol Car KOMPAS.com/Gilang Toyota Fortuner Patrol Car

Perbedaan lain yaitu mesin yang lebih besar yaitu 3.0 liter bensin. Mesin ini tidak dipakai di Fortuner yang dijual di Indonesia ialah 2.4 liter diesel dan 2.7 liter bensin.

"Ini standar untuk Patrol Car sudah siap. Spesifikasinya kita develop dari TMMIN langsung. Untuk yang ke sana spesifikasinya mesinnya beda pakai 3.0 liter bensin. Soalnya mereka minta yang lebih tinggi," katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X