Mesin Over Running, Penyebab Truk Hino Kecelakaan di Tol Cipularang

Kompas.com - 13/09/2019, 13:29 WIB
Hino New Generation Ranger FM Hino New Generation Ranger FM
|

JAKARTA, KOMPAS.comTabrakan beruntun yang melibatkan hingga puluhan kendaraan di Tol Cipularang Km 91 (2/9/2019), terjadi karena dua truk Hino yang kecelakaan.

Sebelumnya diduga penyebab kecelakaan truk adalah rem blong, namun kabar tersebut langsung dibantah PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI), selaku manufaktur Hino yang ikut dalam proses olah tempat kejadian perkara (TKP).

Prasetyo Adi Yudho, Product Division Head PT HMSI, berujar jika tabrakan beruntun terjadi karena truk paling pertama terguling di jalan tol.

Penyebab truk terguling ini disinyalir karena over load dan over running. Kesimpulan inilah yang didapat Hino usai menggeral olah TKP bersama polisi dan dinas terkait.

Baca juga: Mengenal Exhaust Brake, Rem Tambahan Truk dan Bus di Jalan Menurun

Kendaraan melintas saat pemberlakuan contraflow di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/9/2019). Pemberlakuan Contra Flow tersebut diberlakukan selama proses olah tkp kecelakaan beruntun di KM 91 oleh petugas berwenang.ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI Kendaraan melintas saat pemberlakuan contraflow di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/9/2019). Pemberlakuan Contra Flow tersebut diberlakukan selama proses olah tkp kecelakaan beruntun di KM 91 oleh petugas berwenang.

“Jadi sebelum terguling, truk tersebut sudah over running lebih dulu. Hal ini membuat truk sulit dikendalikan, apalagi sistem rem tak sanggup menahan beban berlebih karena over load,” terangnya kepada Kompas.com (13/9/2019).

Menurut Adi, over running adalah suatu kondisi di mana kecepatan putaran mesin kalah cepat dengan putaran roda saat kendaraan melewati jalan menurun.

Singkatnya, mesin lah yang seharusnya menggerakkan sistem penggerak mobil. Namun ketika over running, prosesnya menjadi terbalik. Roda atau sistem penggerak mobil yang memutar mesin.

Baca juga: Hino Sebut Kecelakaan Truk di Tol Cipularang Bukan Karena Rem Blong

Truk fuso penuh muatan kaca yang terjungkal di sisi jalan lintas timur  Palembang-Ogan Ilir akibat menghindari tabrakan. Ratusan keping kaca pecah akibat kejadian ituKOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA Truk fuso penuh muatan kaca yang terjungkal di sisi jalan lintas timur Palembang-Ogan Ilir akibat menghindari tabrakan. Ratusan keping kaca pecah akibat kejadian itu

“Awalnya terjadi karena mobil melakukan engine brake. Namun karena gigi yang digunakan tidak sesuai, maka proses engine brake mengalami kegagalan, ada kerusakan di mesin,” jelasnya.

“Hal yang terjadi adalah mobil malah makin meluncur ke bawah. Ditambah dengan beban berat maka kecepatan menurunnya makin meningkat, sistem rem akhirnya tidak mampu menahan bobot dan laju truk yang kencang,” tambah Adi.

Selain itu, Adi juga mengatakan bahwa pengemudi truk tidak memanfaatkan exhaust brake. Padahal fitur rem tambahan ini amat membantu kendaraan besar seperti truk dan bus, terutama di jalan menurun

“Selain overload, penyebab berikutnya diduga sopir tidak memanfaatkan exhaust brake. Padahal ini sangat berperan untuk mengurangi laju truk,” jelas Adi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X