Jimat Kura-kura Rossi Mulai Bekerja di MotoGP Austria 2019

Kompas.com - 12/08/2019, 09:14 WIB
Legenda MotoGP asal Australia, Mick Doohan. MOTOGP.COMLegenda MotoGP asal Australia, Mick Doohan.

Pada lap sembilan, Miller yang berada di posisi empat mengalami kecelakaan dan digantikan oleh Rossi, disusul Vinales. Pada kesempatan sama, Marquez dan Dovizioso kembali nyaris bersenggolan ketika pembalap Repsol Honda tersebut mencoba mengambil posisi puncak.

Baca juga: Hasil Balap MotoGP Austria, Dovizioso Kalahkan Marquez di Tikungan Terakhir

Persaingan antara Marquez dan Dovizioso terus memanas hingga lima lap terakhir. Dovi mampu memimpin dari Marquez dengan perbedaan 0,1 detik. Quartararo, Rossi, dan Vinales masih nyaman di posisinya masing-masing.

Tak berselang lama, Marquez mampu mendominasi sampai pada tikungan terakhir. Dovi melakukan aksi 'gila' dan berhasil mengukuhkan kemenangan empat kali berturut Ducati di Red Bull Ring. Sementara Rossi di posisi keempat mulai terkejar oleh Vinales dan Alex Rins.

" Yamaha berkerja sangat keras untuk menaikkan performa motor khususnya pada bagian elektronik dan kecepatan. Saya rasa ini adalah langkah yang baik untuk bisa menyaingi Honda dan Ducati. Jadi saya harap kondisi ini terus membaik dan bisa lebih kompetitif di GP Silverstone (25/8/2019)," ujar Rossi.

Pecah Rekor

Sementara itu, rival utama Rossi, Marc Marquez. meskipun kalah dari Dovizioso, tetap berhasil memecahkan rekor baru. The Baby Alien berhasil menembus rekor jumlah pole alias start balap terdepan dari pebalap legendaris Mick Doohan.

Jadi, ketika pole di Brno, Republik Ceko, catatan Marquez sudah menyamai Doohan, yaitu 58 kali. Dengan pole tambahan prestasinya di Red Bull Ring, Sabtu (10/8/2019), The Baby Alien secara total sudah mengantongi 59 pole.

Marquez juga tercatat menjadi pebalap tercepat di babak kualifikasi dan berhasil memecahkan rekor baru di MotoGP Austria 2019. Tetapi, kakak kandung Alex Marquez ini justru mengatakan dia telah membuat kesalahan. Pasalnya, target waktu yang ingin dicapai tidak sesuai dengan hasilnya.

"Merupakan lap yang sangat bagus, saya mencari (putaran) 1 menit 22 detik, tetapi saya melakukan kesalahan di sektor terakhir dengan terlalu melebar di Tikungan 10," ucap Marquez disistat dari Motorsport.com, Sabtu (10/8/2019).

Marquez berhasil merebut posisi pole di GP Austria dengan catatan waktu 1 menit 23.027 detik. Torehan positif ini bahkan lebih cepat dari rekor pebalap Andrea Iannone di lintasan yang sama pada 2016. Walau unggul, tapi Marquez rupanya masih menggangap bila Andrea Dovizioso dan Maverick Vinales adalah ancaman besar yang patut diperhitungkan. .

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X