Dilema Angkutan Massal dan Motor Pemudik

Kompas.com - 15/05/2019, 16:42 WIB
Pemudik motor terjebak macet di jalur alternatif Karawang-Cikampek, Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (27/7/2014). Arus mudik ke kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur diperkirakan akan masih padat hingga H-1 Lebaran. KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZESPemudik motor terjebak macet di jalur alternatif Karawang-Cikampek, Cilamaya, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (27/7/2014). Arus mudik ke kota-kota di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur diperkirakan akan masih padat hingga H-1 Lebaran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk menekan tingkat kecelakaan lalu lintas saat mudik lebaran, sejumlah instansi pemerintah dan swasta memberikan fasilitas untuk mengangkut sepeda motor pemudik sampai di tempat tujuan.

Meski masih dikaji mengenai seberapa efektif hal tersebut menekan angka kecelakaan motor saat mudik, langkah itu juga dinilai merupakan wujud dari belum terciptanya angkutan umum massal yang aman dan nyaman.

Baca juga: Pilihan Mobil Bekas di Bawah Rp 100 Juta buat Dipakai Mudik

"Jurus mengangkut sepeda motor pemudik hanya langkah sementara di tengah belum terwujudnya angkutan umum massal yang aman, nyaman, selamat, terintegrasi, ramah lingkungan, serta terjangkau secara finansial dan akses," kata Edo Rusyanto, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) kepada Kompas.com.

Edo, menambahkan, dengan mengangkut motor sampai di tempat tujuan artinya baik angkutan yang menghubungkan antar kota, maupun yang di lingkungan daerah tujuan pemudik belum memadai.

Baca juga: Waspada, Arus Mudik Sistem Satu Arah Rawan Kecelakaan

"Tentu di sisi lain, peningkatan daya beli masyarakat juga harus terus ditingkatkan," tambah Edo.

Karena itu, katanya, guna menekan fatalitas kecelakaan lalu lintas jalan kampanye bersepeda motor rendah risiko mutlak terus digaungkan. Sebab upaya menanamkan kesadaran berkendara yang aman merupakan pekerjaan yang tak pernah berhenti.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X