Beli Mobil Listrik dan Hybrid Bisa Kredit 6 Tahun

Kompas.com - 23/04/2019, 13:02 WIB
Ilustrasi membeli mobil istimewaIlustrasi membeli mobil


Denpasar, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia terus mempersiapkan skema pengembangan industri otomotif menuju era elektrifikasi. Ketika Kementerian Perindustrian lagi menyiapkan kerangka pengembangan program Low Carbon Emmission Vehicle (LCEV), persiapan progam ini salah satunya adalah mendorong populasi kendaraan berteknologi elektrifikasi, seperti hybrid, plug-in hybrid (PHEV), maupun battey electric vehicle (BEV).

Target pemerintah adalah menurunkan emisi 29 persen sesuai CEP 21, pada 2030. Salah satunya, mendorong porsi 20 persen kendaraan elektrifikasi dari total produksi kendaraan bermotor pada 2025.

Harjanto, Dirjen Industri Logam Mesin Elektronik dan Alat Transportasi (ILMTA) Kementerian Perindustrian, mengatakan, salah satu kebijakan pengembangan LCEV telah mendapatkan dukungan dari pihak perbankan nasional. Salah satunya dari BRI, yang tercatat sebagai bank nasional pertama yang meluncurkan program Kredit Kendaraan Bermotor ( KKB) khusus kendaraan elektrifikasi.

Baca juga: Enam Usulan Sokongan Pemerintah untuk LCEV

"Suku bunga yang ditawarkan 3,8 persen per tahun, dengan tenor sampai 6 tahun," ucap Harjanto di Denpasar, Bali, Selasa (23/4/2019).

Dengan KKB ini, diharapkan industri perbankan mulai memandang segmen kendaraan elektrifikasi semakin menarik dan produk masa depan.

"Diharapkan masyarakat dapat mulai beralih menggunakan kendaraan rendah emisi sekaligus mendukung terciptanya ketahanan energi nasional," ucap Harjanto.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X