Konvoi Pengantar Jenazah, Baiknya Tidak Intimidasi Pengguna Jalan Lain

Kompas.com - 28/03/2019, 12:58 WIB
Video pengantar jenazah melakukan tindakan intimidasi pada pengguna jalan lain Instagram/Riweuh_idVideo pengantar jenazah melakukan tindakan intimidasi pada pengguna jalan lain

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Media sosial dalam seminggu ini diramaikan dengan unggahan yang memperlihatkan perilaku arogan pengguna jalan. Unggahan tersebut memperlihatkan rombongan pengawalan jenazah yang melakukan tindakan pengrusakan dan pemukulan pada kendaraan yang mereka lewati.

Unggahan pertama memperlihatkan tanggal kejadian yakni 25 Maret 2019 bertempat di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Satu unggahan lagi memperlihatkan kejadian di gerbang tol Cengkareng namun tidak diketahui kapan kejadian sebenarnya terjadi.

Melihat situasi seperti ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, mengungkapkan perilaku para pengguna jalan ini sudah masuk pada tipe konvoi yang meresahkan pengguna jalan lain.

Konvoi ini kan ada beberapa tipe, untuk yang meresahkan ini masuk ke tipe teroris. Karena dia mengganggu dan merusak,” ucap Sony saat dihubungi Kamis (28/3/2019).

Baca juga: Sopir Truk Belajar Safety Driving

Menurut Sony, para pengantar jenazah seharusnya memperlihatkan perilaku sopan dan santun kepada pengguna jalan lain. Selain itu para pengantar ini juga memikirkan keselamatan rombongan dan juga pengguna jalan lain.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Bisa dilakukan konvoi terpisah. Jangan terlalu panjang atau menjadi satu. Biarkan rombongan yang sudah tiba di pemakaman menunggu rombongan lain dulu baru melaksanakan pemakaman. Kalau seperti ini (merusak dan mengintimidasi pengguna jalan lain) jelas tidak sesuai peraturan,” ucap Sony.

Sony berharap pihak berwenang dapat melakukan tindakan pada kelompok-kelompok seperti ini. Sebab ditakutkan akan menjadi contoh buruk dan diikuti kelompok lainnya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by ???? ???? ???? ???? ???? ???? _???? ???? (@riweuh_id) on Mar 27, 2019 at 6:45pm PDT

 

Macam-macam tipe konvoi

Lantas bagaimana konvoi yang tepat. Sony membuat empat kategori mengenai konvoi. Pertama adalah tourist. Biasanya konvoi ini ditunggangi oleh pengguna jalan lain dan memanfaatkan fasilitas konvoi atau peserta konvoi yang tidak tertib. Konvoi ini biasanya tidak memiliki tujuan yang jelas.

Kemudian ada tipe Hostage. Ini metode yang biasa dipakai. Ada pemimpin di depan rombongan dan ada sweeper di belakang. Peserta berada di tengah-tengah dan biasanya tipe ini membuat kemacetan panjang dan mengganggu pengguna jalan lain.

Tipe Terrorist adalah tipe konvoi yang paling mengganggu. Biasanya peserta konvoi berlaku agresif dan urakan seperti memainkan gas, klakson, berjalan secara zig-zag bahkan pesertanya berteriak-teriak.

Terakhir ada tipe Cluster.Konvoi ini membagi kendaraannya dengan mengelompokkan berdasarkan CC, jenis atau apapun yang berorientasi keselamatan dan keamanan. Kelompok tersebut terdiri dari lima kendaraan dan di pimpin pengemudi bersertifikat. Konvoi ini tidak menimbulkan kemacetan, tidak mengganggu pengguna jalan, dan minim risiko kecelakaan

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by ???? ???? ???? ???? ???? ???? _???? ???? (@riweuh_id) on Mar 25, 2019 at 2:33pm PDT

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X