Intip Teknologi dan Estimasi Harga Skuter Listrik Lincah

Kompas.com - 31/01/2019, 10:02 WIB
Skuter listrik Lincah garapan anak bangsa siap menjadi teman main Gesits Skuter listrik Lincah garapan anak bangsa siap menjadi teman main Gesits

JAKARTA, KOMPAS.com - Ternyata Gesits buka satu-satunya skuter listrik garapan anak bangsa yang ada saat ini. Karena tak lama lagi, Lincah Group juga siap meluncurkan sepeda motor listrik bernama Lincah yang juga merupakan produksi dalam negeri.

Meski sudah siap, namun motor bergaya skuter ini, rencananya baru akan meluncur pada April 2019 nanti, bahkan diakui akan hadir dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS). Menurut Kristian Sutikno, selaku Business Development Lincah Group, hal tersebu karena masih berjalanya proses pengurusan administrasi.

Secara spesifikasi, Lincah akan mengusung baterai lithium-ion berdaya 2 kWh dengan teknologi regeneration yang dirakit di Kawasan Pusat Industri Kecil (PIK), Cakung, Jakarta Timur. Kristian atau yang akrab di sapa Kris, menjelaskan bila baterai 2 kWh tersebut terbagai dalam dua bagian, masing-masing menyimpan daya 1 kWh yang disesuaikan dengan kondisi iklim di Indonesia.

Baca juga: Skuter Listrik Lincah Siap Jadi Kawan Main Gesits

"Untuk baterai ada dua atau dual bank, masing-masing 1 kWh. Kedua baterai ini bekerja secara bergantian, jadi saat satu bekerja satu lagi diam, kita buat ini menyesuaikan kondisi di Indonesia, karena iklim itu hanya ada panas dan panas sekali. Jadi saat satu (baterai) digunakan, satu lagi istirahat," ucap Kris dalam acara Masyarakat Konservasi dan Efisiensi Energi Indonesia (MASKEEI) di BSD, Tangerang, Rabu (30/1/2019).

Baterai Skuter listrik Lincah Baterai Skuter listrik Lincah
Lincah juga diklaim mengusung teknologi regeneration yang dapat mengantarkan energi kembali ke baterai saat motor melintas diturunan. Dengan demikian,  energi yang dimiliki tidak akan terbuang sia-sia karena kembali ke baterai dan tetap bisa digunakan.

Teknologi ini memang bukan merupakan hal baru, karena sebelumnya juga sudah ditemui pada mobil mewah, namun sangat minium untuk dimanfaatkan. Kris menjelaskan dengan kapasitas baterai tersebut, Lincah mampu menempuh jarak hingga 120 km dalam sekali pengisian baterai.

Tapi karena adanya beban, seperti membonceng penumpang atau membawa barang, maka daya tempuhnya bisa tereduksi hingga 80 km. Sayang untuk tenaganya belum secara detail dipaparkan. Namun menurut Kris bila dikonversikan dalam bentuk kubikasi mesin konvensional, kita-kira hampir sama dengan motor berkapasitas 1.00cc. Sementara untuk kecepatan maksimalnya mencapai 70 kpj.

Baca juga: Motor Listrik Baru Garapan Anak Bangsa Hadir di IIMS 2019

Untuk melakukan pengisian penuh pada baterai, skuter yang memiliki tampilan layaknya skuter keluaran Kymco ini, kurang lebih membutuhkan waktu antara tiga sampai empat jam. Sementara ketika disinggung soal harga, Kris mengatakan ingin banderolnya kompetitif agar bisa digunakan semua masyarakat, termasuk para pengendara ojek online.

Selain Gesits, skutrer listrik Lincah siap mengaspal di Indonesia Selain Gesits, skutrer listrik Lincah siap mengaspal di Indonesia

 

"Estimasinya sekitar Rp 18 juta. Kalau harga segitu, driver ojek online juga bisa beli dan pakai, termasuk masyarakat lain juga kan. Kalau dari fitur, yang kita unggulkan ya dual bank-nya tersebut untuk baterai," ucap Kris.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X