Diskon Mobil Baru Pengaruhi Harga Mobkas

Kompas.com - 20/12/2018, 08:22 WIB
- --

JAKARTA, KOMPAS.com - Diskon masif yang ditawarkan oleh masing-masing merek otomotif akhir tahun seperti ini cukup besar. Secara nominal bisa mencapai puluhan juta rupiah, sengaja untuk merangsang minat konsumen untuk membeli.

Satu sisi begitu menguntungkan buat konsumen, karena bisa membeli mobil baru dengan banderol lebih murah. Tetapi, dari kaca mata pedagang atau pebisnis mobil bekas, tentu kondisi itu merugikan.

Seperti yang diungkapkan oleh Halomoan Fischer Lumbantouran, Presiden Direktur mobil88, jika diskon besar-besaran, maka mobil di segmen tersebut harga bekasnya akan anjlok, karena pedagang secara otomatis harus menurunkan banderol juga.

Baca juga: Mobil88 Tak Kecipratan Taksi Online

"Misal Avanza 2015 harganya Rp 150 juta, kalau diskon yang barunya Rp 20 juta, otomatis kita turunkan harga juga sekitar itu, berarti mobil konsumen kita beli juga sebelumnya lebih murah lagi," kata Fischer ketika berbincang dengan Kompas.com belum lama ini di kawasan Jakarta Selatan.

-- -

Menurut Fischer, kondisi tersebut otomatis akan berimbas pada semua pedagang mobil bekas, karena jika tetap mempertahankan harga, tidak akan ada konsumen yang mau membeli mobil bekas tersebut.

"Pikiran konsumen mending beli yang baru dengan diskon puluhan juta rupiah itu, tapi pada akhirnya kita ikut menurunkan harga, kalau tidak mana laku," ujar Fischer.

Perang diskon seperti itu, berdasarkan pantauan Kompas.com awal bulan ini, paling besar berada disegmen low multi purpose vehicle (LMPV), yakni bisa mencapai Rp 28 juta, dan hatchback ada yang menawarkan Rp 35 juta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X